Assassin’s Creed Black Flag Resynced Pecahkan Rekor Penjualan Franchise
Assassin’s Creed Black Flag Resynced menjadi peluncuran tersukses dalam sejarah franchise, dengan lebih dari 2 juta copy terjual dalam 24 jam pertama.
Meskipun Ubisoft belakangan ini harus menelan pil pahit, terutama dalam hal finansial dan kegagalan game miliknya, tetapi harus diakui pula bahwa raksasa gaming itu masih punya banyak judul game yang berpotensi berikan keuntungan besar, salah satunya adalah Assassin’s Creed. Menariknya, belum lama ini justru bukan seri terbaru yang berhasil mencetak sejarah, melainkan remake dari game yang pertama kali dirilis lebih dari satu dekade lalu.
Menurut laporan Insider Gaming, Assassin’s Creed Black Flag Resynced kini resmi menjadi peluncuran paling sukses dalam sejarah franchise Assassin’s Creed. Ubisoft mengungkapkan bahwa game ini berhasil terjual lebih dari 2 juta copy hanya dalam 24 jam pertama, sekaligus mencatat jumlah pemain Steam tertinggi yang pernah diraih oleh sebuah game Assassin’s Creed.

Pencapaian tersebut terasa semakin mengesankan, mengingat Black Flag Resynced bukanlah game baru, melainkan remake dari Assassin’s Creed IV: Black Flag yang pertama kali meluncur pada 2013. Dikembangkan oleh Ubisoft Singapore menggunakan versi terbaru Anvil Engine, remake ini menghadirkan visual yang sepenuhnya dibangun ulang, sistem pertarungan yang lebih modern, stealth dan parkour yang disempurnakan, mekanisme pertempuran laut yang lebih dalam, hingga sejumlah konten cerita baru.
Respons positif dari reviewer juga ikut memperkuat performa penjualannya. Black Flag Resynced berhasil mencatat skor 85 di OpenCritic dan 84 di Metacritic, menjadikannya Assassin’s Creed dengan rating tertinggi sejak peluncuran Black Flag versi original. Banyak review memuji keberhasilan Ubisoft mempertahankan identitas game klasik tersebut, sembari menghadirkan berbagai penyempurnaan yang terasa relevan untuk standar game modern.

Keberhasilan ini menjadi angin segar bagi Ubisoft yang belakangan menghadapi tekanan dari berbagai arah, mulai dari penjualan beberapa game yang kurang memuaskan hingga restrukturisasi internal. Black Flag sendiri memang telah lama dianggap sebagai salah satu seri Assassin’s Creed paling dicintai komunitas berkat perpaduan eksplorasi laut, dunia terbuka, dan petualangan bajak laut yang hingga kini masih sulit ditandingi oleh franchise lain.
Kesuksesan ini juga memperkuat strategi Ubisoft untuk menghidupkan kembali seri-seri klasiknya. Sebelumnya, perusahaan itu telah memastikan bahwa mereka tengah menyiapkan beberapa remake Assassin’s Creed lainnya. Jika Black Flag Resynced mampu mencetak hasil sebesar ini, bukan tidak mungkin Ubisoft akan semakin percaya diri untuk mempercepat proyek-proyek remake berikutnya.
Bagaimana menurut Anda mengenai pencapaian yang berhasil diraih oleh AC Black Flag Resynced? Apakah Anda termasuk gamer yang saat ini tengah memainkannya?










