GTA 6 Versi PS5 Punya Region Lock, Gamer Import Berpotensi Kena Masalah
Rockstar mengkonfirmasi adanya region lock untuk download code GTA 6 versi PS5, sementara versi Xbox justru bebas dari pembatasan tersebut.
Ketika Rockstar Games memutuskan untuk tidak menghadirkan format disc untuk GTA 6 ketika rilis November kelak, langkah itu sudah disambut oleh komunitas gamer dengan perdebatan yang panas, terutama untuk gamer dari 121 negara yang tidak disertakan dalam cakupan PSN oleh Sony. Namun kontroversinya ternyata belum berhenti sampai sana.
Rockstar Games telah memastikan secara resmi bahwa download code yang terdapat dalam GTA 6 “versi fisik” untuk PlayStation 5 akan mengikuti sistem region lock. Artinya, kode tersebut hanya bisa ditebus menggunakan akun PlayStation Network yang berada di region yang sesuai dengan negara tempat game tersebut dibeli. Sebaliknya, versi Xbox Series X|S tidak memiliki pembatasan serupa, sehingga kode itu dapat diaktifkan tanpa terikat region akun.

Perbedaan ini sebenarnya bukan berasal dari keputusan Rockstar semata, melainkan dari cara kerja ekosistem PlayStation Network yang memang menerapkan pembagian region untuk akun dan kode digital. Karena GTA 6 versi fisik hanya berisi download code tanpa cakram, pembatasan tersebut kini menjadi sesuatu yang harus benar-benar diperhatikan oleh pengguna PS5, terutama mereka yang terbiasa membeli game import.
Dampaknya bisa cukup signifikan bagi sebagian gamer. Sebagai contoh, gamer yang berdomisili di negara yang tidak masuk cakupan layanan PSN biasanya membeli game disc untuk bisa main. Namun setelah Rockstar memutuskan tidak adanya versi fisik, mereka berencana untuk membeli kode itu dari negara lain dengan menggunakan akun PSN yang dibuat dengan alamat domisili negara lain tersebut.
Kini, risikonya menjadi lebih tinggi karena mereka juga perlu menggunakan VPN demi menutup alamat internet mereka. Pasalnya, akun yang tidak sesuai alamatnya dianggap ilegal oleh Sony, dan akan mendapatkan hukuman permanent ban atau blokir selamanya. Jalan keluar terakhir mereka hanyalah membeli Xbox untuk mainkan game itu.
Langkah ini kembali memunculkan perbincangan mengenai masa depan distribusi game digital. Ketika format fisik kini hanya menjadi “wadah” bagi kode digital, gamer kini tidak hanya perlu memikirkan kompatibilitas console, tetapi juga kompatibilitas akun. Ironisnya, hal tersebut justru membuat pengalaman membeli game digital menjadi lebih rumit dibanding era ketika disc masih menjadi media utama.
Bagaimana menurut Anda mengenai keputusan Rockstar itu? Apakah Anda termasuk gamer yang gemar membeli game dari negara lain?










