Philips Perkenalkan Monitor Gaming 4K QD-OLED 165 Hz
Philips meluncurkan monitor gaming Evnia 32M2N6901A dengan panel 4K QD-OLED 165Hz, AI Ambiglow, dan harga sekitar US$868.
Panel OLED perlahan berubah dari sekadar fitur premium menjadi incaran utama para gamer yang mengutamakan kualitas gambar. Setelah sebelumnya didominasi model dengan refresh rate sangat tinggi, kini mulai bermunculan monitor OLED yang justru memilih menawarkan keseimbangan antara visual, performa, dan harga.
Filosofi tersebut tampaknya menjadi dasar kehadiran Philips Evnia 32M2N6901A. Monitor gaming terbaru ini mengusung panel 32 inci QD-OLED dengan resolusi 4K (3840 x 2160) dan refresh rate 165Hz, kombinasi yang lebih difokuskan untuk menghadirkan pengalaman bermain game AAA dengan kualitas gambar tinggi ketimbang mengejar angka refresh rate ekstrem untuk esports. Philips membanderolnya di £649,99 atau sekitar US$868, dengan ketersediaan mulai Agustus mendatang.

Meski refresh rate-nya “hanya” 165Hz, monitor ini tetap membawa spesifikasi premium. Panel QD-OLED yang digunakan menawarkan waktu respons 0,03 ms, sertifikasi DisplayHDR True Black 400, serta kemampuan menghadirkan warna yang kaya dengan tingkat hitam khas OLED. Philips juga menyematkan teknologi AI Ambiglow, yang membuat pencahayaan RGB di bagian belakang monitor mengikuti warna konten di layar untuk meningkatkan kesan imersif saat bermain.
Dari sisi fitur, Evnia 32M2N6901A juga cukup lengkap. Monitor ini dibekali dua port HDMI 2.1, DisplayPort 1.4, USB Type-C dengan Power Delivery 90W, USB hub, KVM Switch, hingga sepasang speaker 5W. Kombinasi tersebut membuatnya tidak hanya cocok untuk PC gaming, tetapi juga bagi pengguna yang ingin menghubungkan console, laptop, atau beberapa perangkat sekaligus tanpa perlu sering mencabut kabel.
Menariknya, peluncuran monitor ini memperlihatkan perubahan arah pasar monitor premium. Beberapa tahun lalu, monitor OLED 4K identik dengan refresh rate 240Hz atau bahkan 360Hz yang dibanderol sangat mahal. Kini, mulai bermunculan produk yang memilih menawarkan refresh rate lebih “masuk akal” demi menekan harga, tanpa mengorbankan kualitas panel maupun fitur utama. Bagi mayoritas gamer dengan PC yang kesulitan menjalankan game baru di atas 200 FPS pada resolusi 4K, pendekatan seperti ini justru terasa lebih realistis.
Keputusan Philips itu menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu berarti menghadirkan spesifikasi paling tinggi. Terkadang, menghadirkan kombinasi fitur yang seimbang dengan harga yang lebih kompetitif justru menjadi nilai jual yang lebih relevan bagi sebagian besar gamer.
Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah monitor 4K QD-OLED 165Hz seperti ini masuk ke dalam budget Anda bila ingin membeli monitor gaming OLED baru? Masih bicara soal monitor gaming Philips, jangan lewatkan pula monitor triple-mode mereka yang belum lama ini rilis dengan harga terjangkau.










