Activision Perbaiki Black Ops 2 di PlayStation Pasca Serangan Hacker
Setelah diserang hacker, Activision merilis update darurat untuk mengatasi lubang keamanan di Call of Duty: Black Ops 2 versi PS4 dan PS5.
Serangan hacker terhadap Call of Duty: Black Ops 2 di PS4 dan PS5 memang tidak bisa disepelekan begitu saja. Pasalnya, serangan itu berasal dari lubang keamanan yang sama dengan game lamanya, menandakan pihak developer tidak berikan penyempurnaan di sana, dan juga karena menyerang akun pemainnya. Untuk mengatasinya, Activision bekerja cepat untuk menutup lubang tersebut dan juga menanggapi keluhan pemain yang terdampak.
Melalui pengumuman baru via media sosialnya, Activision telah merilis update backend untuk meningkatkan keamanan sesi multiplayer. Update ini ditujukan guna mengatasi eksploit yang digunakan hacker untuk mengubah Prestige di akun pemain secara paksa, merusak progres akun, hingga membuat sebagian pemain tidak bisa lagi mengakses mode online. Developer itu juga memastikan tengah meninjau akun-akun yang terdampak manipulasi tersebut.

Meski demikian, solusi ini belum sepenuhnya mengakhiri masalah. Selama proses verifikasi berlangsung, sebagian pemain mungkin akan melihat notifikasi seolah-olah akun mereka terkena ban ketika dikeluarkan dari sebuah pertandingan. Activision menegaskan bahwa pesan tersebut hanyalah efek samping dari sistem lama yang masih digunakan oleh Black Ops 2, bukan blokir sungguhan.
Selama pemain masih bisa kembali masuk ke dalam game, berarti akun mereka tidak benar-benar dikenai sanksi. Sebaliknya, mereka yang memang tidak dapat mengakses kembali kemungkinan telah teridentifikasi melakukan manipulasi akun atau pelanggaran ketentuan layanan, dan dapat menghubungi customer service untuk meluruskan masalahnya.
Masalah ini sendiri bermula dari aksi hacker yang dikenal dengan nama “C Isn’t Sharp” dan “Who Isn’t Sharp”, yang berkeliaran di lobby multiplayer. Pelaku dilaporkan mampu mengubah akun pemain yang masuk ke lobby yang sama, bahkan tanpa berinteraksi sama sekali dengan pelaku. Ironisnya, kerentanan tersebut diduga berasal dari infrastruktur asli Black Ops 2 yang dipertahankan dalam proses port ke PS4 dan PS5, sehingga celah keamanan berusia lebih dari satu dekade itu kembali dimanfaatkan.
Bagaimana menurut Anda mengenai gerak cepat ini? Apakah Anda setuju bahwa Activision seharusnya melakukan modernisasi penuh terhadap sistem online game lawas seperti Black Ops 2, sebelum membawanya ke console generasi sekarang?









