Unico Traveller ULW10 Hadirkan Monitor Retro Untuk Mainkan Console Lawas
Unico Traveller ULW10 tampilkan ide berbeda untuk hadirkan monitor retro, via TV retro 10 inci 4:3 dengan RGB SCART, HDMI, dan nuansa CRT.
Memainkan kembali game retro di console lawas memang memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan mainkan game masa kini. Bukan hanya mencari console lawas yang masih bagus beserta gamenya, monitor untuk memainkannya juga menjadi masalah tersendiri. Pasalnya, TV dan monitor saat ini membutuhkan proses scaling dan de-interlacing supaya bisa tampilkan game dengan baik.
Unico tampaknya mencoba menjawab kebutuhan tersebut lewat Traveller ULW10, televisi bergaya CRT berukuran 10 inci dengan rasio 4:3 yang bahkan menyediakan ruang tersembunyi untuk menyimpan console. Bukan hanya bentuknya saja yang meyakinkan, kemampuannya juga mampu berikan apa yang diharapkan oleh gamer retro ketika memainkan console lawas.
Traveller ULW10 sendiri dirancang sebagai monitor bergaya PVM (Professional Video Monitor) dengan panel 4:3, dan sejumlah koneksi yang ditujukan untuk perangkat retro maupun modern. Unico menyediakan input RGB, VGA, dan HDMI, ditambah port USB Type-A, sementara kompartemen belakang dapat digunakan untuk menyimpan console yang kompatibel. Panelnya juga dilengkapi kenop fisik dan tombol pengaturan, mempertahankan nuansa televisi lawas meskipun perangkat ini sebenarnya menggunakan teknologi layar modern.
Kemampuan paling menariknya justru terlihat pada konektivitas analog. Traveller ULW10 tidak memiliki composite video karena keterbatasan ruang internal, sehingga Unico memilih RGB SCART sebagai koneksi analog utama. Menurut perusahaan pembuatnya, format tersebut menawarkan keseimbangan terbaik antara kompatibilitas dan kualitas gambar, sementara HDMI dipertahankan untuk perangkat modern, PC, maupun converter video. Jadi, meskipun tampilannya terinspirasi CRT, ULW10 bukan CRT dan mengandalkan simulasi gaya CRT atau pixel-art untuk menghadirkan karakter visual game klasik.
Keberadaan produk seperti ini memperlihatkan bahwa pasar retro gaming kini semakin serius dalam mempertahankan bukan hanya gamenya, tetapi juga karakter perangkat yang digunakan untuk menikmatinya. Penggunaan layar dengan rasio 4:3 seperti TV di era 90-an, input RGB SCART, tombol fisik, hingga tempat menyimpan console semuanya dirancang untuk membuat produk ini terasa seperti perangkat dari era sebelumnya.
Bagi kolektor dan penggemar retro, konsep seperti ini menarik karena menyelesaikan persoalan yang sering muncul ketika console lawas disambungkan ke televisi modern. Traveller ULW10 mencoba menjadikan seluruh pengalaman tersebut lebih ringkas sekaligus miliki nilai estetika. Tantangannya adalah harga dan kualitas panel, karena Unico belum mengumumkan harga final dan produk ini baru akan ditawarkan melalui Kickstarter. Bahkan Founder Spot baru bisa dipesan seharga US$5, dengan potongan US$30 ketika melakukan pendanaan.
Bagaimana menurut Anda mengenai produk retro yang menarik ini? Apakah Anda termasuk gamer yang juga menyukai game retro dan ingin memainkannya di perangkat yang sesuai?









