Anbernic RG DDS Hadir dengan Desain Mirip Nintendo 3DS
Anbernic RG DDS mengusung desain mirip New Nintendo 3DS, dua layar beresolusi tinggi, dan Snapdragon G2 Gen 2 untuk emulasi game retro.
Untuk urusan desain console handheld retro, Nintendo memang masih memegang posisi juara yang tak tergoyahkan dengan handheld lawasnya. Itu sebabnya Anbernic sebagai produsen handheld retro terkemuka menggunakan desain perangkat clamshell yang meniru desain New Nintendo 3DS untuk RG DDS, dengan membawa layar beresolusi lebih tinggi dan chipset modern.
Anbernic memperkenalkan RG DDS melalui video teaser yang menampilkan desain perangkat beserta sejumlah fiturnya. Handheld ini menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon G2 Gen 2 dan dua layar dengan ukuran berbeda. Kombinasi tersebut ditujukan untuk menjalankan game retro, termasuk judul-judul Nintendo 3DS melalui emulasi. Meski demikian, Anbernic belum mengumumkan harga resmi maupun tanggal peluncurannya.


Daya tarik utama RG DDS terletak pada konfigurasi layarnya. Panel utama berukuran 4,7 inci memiliki resolusi 720 × 1200 pixel, sedangkan layar bawah berukuran 4 inci menawarkan resolusi 960 × 720 pixel. Resolusi yang lebih tinggi ini bertujuan untuk membantu menampilkan game 3DS dengan integer scaling hingga 3×, yaitu memperbesar gambar menggunakan kelipatan pixel utuh agar hasilnya tetap tajam.
Untuk desainnya, Anbernic mempertahankan bentuk lipat yang mengingatkan gamer lawas pada New Nintendo 3DS keluaran 2014. Perangkat ini dilengkapi stylus terintegrasi yang ditempatkan di sisi kiri, sehingga pengguna bisa menggunakannya untuk mengakses layar sentuh.
Berbeda dengan handheld lawas Nintendo, RG DDS menggunakan dua thumbstick berukuran penuh, bukan C-stick kecil seperti pada New Nintendo 3DS. Perubahan ini tampaknya ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan ketika memainkan game 3D, terutama untuk judul yang membutuhkan pergerakan kamera.


Anbernic juga menyematkan beberapa tombol tambahan untuk mengakses fungsi sistem operasi dan emulator, termasuk tombol Home, R, ST, dan SE. Ada pula tombol khusus berlabel AI di bagian kanan atas perangkat, meskipun kegunaannya belum dijelaskan secara terperinci. Untuk kebutuhan audio dan konektivitas, RG DDS membawa speaker yang mengarah ke depan, jack headphone, port USB-C, serta slot microSD untuk penyimpanan tambahan.
Daya tahan baterai turut menjadi salah satu aspek yang ditonjolkan di sini. Handheld itu dibekali dengan baterai berkapasitas 6.000 mAh dan motor getaran linear sumbu-Z yang diklaim mampu memberikan feedback lebih kuat sekaligus lebih halus.
Kehadiran RG DDS juga memperlihatkan melebarnya sayap Anbernic di pasar handheld retro. Perusahaan ini sebelumnya menawarkan RG DS dengan harga awal di bawah US$100, yang lebih berfokus pada pengalaman Nintendo DS dan game retro yang relatif ringan. RG DDS tampaknya menyasar pengguna yang menginginkan perangkat lebih bertenaga untuk menjalankan game 3DS.
Menurut Anda, apakah RG DDS cukup menarik untuk menjadi alternatif New Nintendo 3DS, atau Anda lebih memilih handheld Nintendo asli untuk menikmati koleksi game klasiknya?








