Handheld Retro Evercade Nexus Resmi Dirilis
Handheld retro Evercade Nexus resmi dirilis dengan dukungan layar 5.89 inci, dual analog stick, EverSync, dan library game berisi 700 game retro.
Pesona game retro harus diakui masih begitu kuat melekat di hati gamer saat ini, bahkan ketika game yang jauh lebih canggih telah dirilis di pasaran gaming. Itu sebabnya produsen handheld retro masih berlomba masuk ke dalam pasar ini, termasuk Blaze Entertainment, yang baru saja merilis Evercade Nexus pada 30 Oktober 2026 di pasar Amerika Serikat dan Eropa.
Berdasarkan informasi via situs resminya, handheld retro gaming ini diposisikan sebagai perangkat premium dalam ekosistem Evercade, dengan fokus pada koleksi game fisik berbentuk cartridge. Setiap pembelian handheld itu juga turut menyertakan dua game klasik Rare, yang pastinya meningkatkan nilai jualnya di mata gamer retro.


Untuk desainnya, Evercade Nexus membawa layar IPS 5,89 inci dengan resolusi 840 × 512 Pixel dan tingkat kecerahan lebih dari 500 nits. Menariknya, ukuran tersebut menjadi yang terbesar dalam sejarah perangkat Evercade. Bodinya juga lebih besar untuk mengakomodasi dua analog stick, sehingga lebih nyaman digunakan ketika memainkan game 3D dari era 32-bit dan 64-bit.
Guna mendukung performanya, perangkat ini menggunakan prosesor quad-core 1,5 GHz, RAM eMMC 512 MB, dan penyimpanan internal 4 GB. Baterai 5.000 mAh diklaim mampu bertahan lebih dari lima jam. Nexus juga mendukung Wi-Fi 6 untuk update sistem serta headphone nirkabel. Bobot keseluruhannya mencapai 410 gram.
Salah satu daya tarik utamanya adalah kompatibilitas dengan seluruh koleksi cartridge Evercade yang sudah dirilis. Ekosistem tersebut kini mencakup lebih dari 80 cartridge dengan total lebih dari 700 game dari berbagai publisher, termasuk Rare, Activision, dan Taito. Artinya, pemilik koleksi Evercade sebelumnya tidak perlu membeli ulang game untuk menikmati perangkat baru ini.


Nexus juga memperkenalkan fitur EverSync yang memungkinkan dua handheld Evercade Nexus terhubung secara nirkabel untuk bermain multiplayer lokal. Menariknya, fitur ini tidak membutuhkan koneksi internet maupun Wi-Fi, karena kedua perangkat terhubung langsung. Pemain juga hanya membutuhkan satu cartridge untuk memainkan game yang sama, mirip seperti handheld Nintendo.
Untuk paket penjualan, setiap unit sudah menyertakan cartridge Banjo-Kazooie Double Pack yang berisi Banjo-Kazooie dan Banjo-Tooie. Kedua game klasik Nintendo 64 tersebut mendapatkan penyesuaian khusus, termasuk dukungan layar widescreen dan pengendalian kamera menggunakan dua analog stick. Dengan begitu, pengalaman bermain game 3D klasik itu terasa lebih sesuai dengan skema kendali handheld modern.
Evercade Nexus dipasarkan dengan harga US$199,99 di Amerika Serikat, £169,99 di Inggris, dan €199,99 di Eropa. Paketnya mencakup handheld, cartridge Banjo-Kazooie Double Pack, kabel pengisian USB-C ke USB-A, serta panduan penggunaan. Sayangnya, adaptor charger tidak termasuk, sementara tas pelindung dan pelindung layar dijual terpisah.
Kehadiran Evercade Nexus memperlihatkan bahwa Blaze Entertainment masih ingin mempertahankan pengalaman bermain game retro melalui media fisik, ketika sebagian besar industri semakin bergantung pada distribusi digital. Dengan dukungan ratusan game dan fitur multiplayer baru, perangkat ini menawarkan nilai yang besar untuk gamer handheld.
Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah konsep handheld retro berbasis game fisik seperti ini masih menarik di tengah dominasi game digital?









