Nintendo Kehilangan Satu Pemasok Cartridge Switch & Switch 2
Pemasok chip ROM untuk cartridge Nintendo Switch Macronix mulai meninggalkan produksi di tengah meningkatnya tekanan memori AI.
Satu lagi pemain besar di bidang produksi media fisikal gaming kibarkan bendera putih. Setelah pabrikan disc untuk PlayStation tinggalkan media gaming, kini giliran produsen cartridge Nintendo Switch yang kena imbas dari tekanan memori AI dan migrasi industri gaming ke media digital.
Seperti yang dilaporkan via BigGo Finance, Macronix sebagai pemasok chip memori untuk cartridge Switch mulai meninggalkan bisnis ROM dan mengalihkan kapasitas produksinya ke sektor memori yang lebih menguntungkan. Macronix berencana menghentikan pengembangan ROM baru dan tidak lagi melaporkan pendapatan segmen tersebut secara terpisah setelah kuartal ketiga 2026.

Ternyata keputusan untuk hengkang dari industri itu berkaitan dengan kontribusi bisnis ROM terhadap pendapatan perusahaan, yang kini hanya sekitar 5% dan turun dari 26% pada periode yang sama di tahun sebelumnya.
Sebaliknya, perusahaan asal Taiwan tersebut melihat peluang keuntungan lebih besar pada produksi NOR dan NAND flash memory serta eMMC. Permintaan terhadap jenis memori ini meningkat seiring perkembangan industri AI dan kebutuhan penyimpanan data center. Kondisi tersebut membuat produksi chip ROM untuk cartridge game semakin kurang menarik secara bisnis.
Untungnya, mundurnya Macronix tidak berarti Nintendo akan menghentikan produksi game fisik. Pasalnya perusahaan itu bukan satu-satunya pemasok chip cartridge untuk Switch, sehingga produsen lain masih mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Dampak langsung terhadap produksi cartridge Switch maupun Switch 2 di masa depan juga belum bisa dipastikan.
Mundurnya pemain besar di pabrikan cartridge itu juga semakin memperkuat prediksi akan dampak tren distribusi digital saat ini. Penjualan digital menyumbang sekitar 61,5% dari total penjualan software Nintendo pada April hingga Juni 2026, meningkat dari 59,3% pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Namun, Nintendo belum menyatakan rencana untuk meninggalkan pasar game fisik.
Keluarnya salah satu pemasok chip cartridge ini tetap menjadi perkembangan penting bagi ekosistem Nintendo. Jika pilihan pemasok semakin terbatas, maka biaya produksi game fisik bisa menghadapi tekanan baru.
Menurut Anda, apakah game fisik Nintendo masih akan bertahan di tengah pergeseran industri menuju distribusi digital?









