Warner Bros. Games Akhiri 2025 Dengan Gelar PHK di Studio San Francisco
Warner Bros. Games gelar PHK massal di studio San Francisco pada Desember lalu, dengan sejumlah posisi senior ikut terdampak.
Ketika karyawan di Shift Up bergembira dengan bonus akhir tahun 2025 yang menakjubkan, karyawan di Warner Bros. Games malahan gigit jari. Pasalnya, studio game itu dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja massal di studio yang bertempat di San Francisco pada Desember 2025 lalu.
Informasi ini mencuat lewat laporan dari Game Developer, yang menemukan adanya sejumlah unggahan di sosmed LinkedIn dari mantan karyawan yang terdampak. Tidak hanya karyawan posisi rendah, bahkan posisi senior juga kena dampaknya. Dua posisi penting yang disebut ikut terkena PHK adalah Art Director dan Director of Design.

Roland Herran, mantan Art Director WB Games San Francisco memberitakan kepergiannya dari studio lewat media sosial setelah 11 tahun berkarier di sana. Ia menyebut bangga dengan pencapaian timnya, meski harus mengakhiri perjalanannya karena PHK. Hal senada disampaikan pula oleh Tony Perkins, mantan Director of Design, katakan proyek yang mereka kerjakan sebagai sesuatu yang “luar biasa”, sayangnya tidak menemukan kesuksesan yang menjadi target studio.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai proyek apa yang dimaksud Perkins, maupun jumlah pasti karyawan yang terdampak. Warner Bros. Games sendiri juga belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai adanya restrukturisasi besar di badan studio itu.
WB Games San Francisco sendiri telah berdiri sejak 2013 dan dikenal berfokus pada game free-to-play serta mobile. Semoga saja semua ini tidak berhubungan dengan proses akuisisi oleh Netflix yang terjadi di badan studio entertainment itu, karena disebutkan Netflix tidak terlalu tertarik dengan divisi gaming di sana.
Bagaimana menurut pendapat Anda sendiri mengenai kembali adanya PHK massal di Warner Bros. Games pada akhir tahun lalu?










