Crimson Desert Tidak Akan Gunakan Fitur Microtransaction
Pearl Abyss tegaskan posisi Crimson Desert sebagai game premium yang beri semua konten tanpa adanya fitur microtransaction.
Setelah sempat alami penundaan dan akhirnya tetapkan rilis pada 20 Maret 2026, Crimson Desert menjadi salah satu game action yang wajib untuk dimainkan pada awal tahun ini. Presentasi visual dan action yang begitu menarik dari game besutan Pearl Abyss, yang terkenal dengan MMORPG Black Desert ini membuatnya pantas dapatkan harga premium, yang saat ini dibanderol dengan harga IDR 799 ribu di Steam.
Namun gamer ternyata punya kekhawatiran tersendiri untuk game ini, yaitu mengenai microtransaction di dalam game. Melihat belakangan ini game premium single player sekalipun diberikan fitur berbayar itu, seperti yang terjadi di game Assassin’s Creed baru, ditambah Pearl Abyss juga dikenal dengan microtransaction yang cukup ganas di Black Desert, maka wacana itu wajar muncul ke permukaan.

Guna menjawab kekhawatiran itu, Will Power selaku Director Public Relation dari game itu berikan pernyataan resmi via wawancara dengan Dropped Frames. Dari sana disebutkan bahwa tidak akan ada microtransaction di dalam Crimson Desert. Ditambahkan pula bahwa game ini adalah pengalaman bermain premium yang Anda beli cukup mahal, untuk menikmati dunia game, bukan untuk kembali keluarkan uang ketika bermain.
Melalui pernyataan tegas ini, pemain yang masih ragu rasanya akan bisa bernafas lega. Apalagi untuk gamer yang memang fans dari Black Desert dan ingin menikmati game ini, yang memang dibuat berbasis dunia dari game online itu, mereka tidak perlu khawatir dengan adanya cash shop di dalam game.
Bagaimana menurut Anda mengenai keputusan yang diambil oleh Pearl Abyss untuk game terbarunya itu? Apakah Anda akan memainkan game ini kelak?










