Wallpaper Engine di Steam Workshop Hapus Fiturnya Pasca Ancaman Malware
Wallpaper Engine menghapus fitur Application Wallpapers dari Steam Workshop setelah adanya penyalahgunaan untuk menyebarkan malware.
Kebebasan untuk melakukan modifikasi harus diakui merupakan salah satu daya tarik terbesar dari platform PC. Namun ironisnya, semakin besar kebebasan yang diberikan kepada pengguna, semakin besar pula potensi fitur tersebut dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal inilah yang sempat dihadapi Wallpaper Engine, salah satu aplikasi paling populer di Steam Workshop, setelah muncul ancaman keamanan terkait penyebaran malware yang disisipkan di dalam interactive wallpaper di sana.
Melalui pengumuman resminya via Steam, tim pengembang Wallpaper Engine memutuskan untuk menghapus dukungan Application Wallpapers dari Steam Workshop mulai pekan depan. Fitur ini selama bertahun-tahun memungkinkan kreator membuat wallpaper bergerak yang pada dasarnya merupakan aplikasi Windows, sehingga dapat menjalankan file executable (.exe) dengan akses penuh ke komputer pengguna.

Menurut pihak pengembang, Application Wallpapers sebenarnya hanya mencakup sekitar 0,5% dari seluruh wallpaper yang tersedia di Workshop, bahkan jumlah pengguna aktifnya jauh lebih sedikit karena fitur tersebut sejak awal disembunyikan secara default, dan membutuhkan beberapa langkah tambahan untuk diaktifkan. Valve memberikan waktu sekitar satu minggu untuk penggunanya lakukan back-up secara lokal sebelum distribusinya dihentikan.
Pihak pengembang menjelaskan bahwa masalah utamanya bukan sekadar adanya kasus malware baru-baru ini, melainkan karena file executable hampir mustahil diperiksa secara otomatis, terutama dengan tingkat keamanan yang dapat diandalkan. Bahkan wallpaper yang awalnya aman pun berpotensi berubah menjadi berbahaya, apabila akun Steam kreatornya suatu saat diretas dan digunakan untuk mengunggah update berisi kode berbahaya.
Meski demikian, keputusan ini tidak berarti Wallpaper Engine kehilangan fleksibilitasnya. Pengguna masih tetap dapat menjalankan Application Wallpapers yang dibuat sendiri atau disimpan secara lokal di komputer mereka. Perubahan ini hanya berlaku untuk distribusi publik melalui Steam Workshop, sehingga mayoritas pengguna yang menggunakan wallpaper animasi konvensional dipastikan tidak akan merasakan dampaknya.
Bagaimana menurut Anda? Apakah keputusan itu merupakan langkah yang tepat demi menjamin keamanan pengguna, atau solusi itu hanya bersifat sementara saja?









