Steam Controller Bisa Dipakai di PS5, Xbox, dan Switch via Mod Open Source
Berkat bantuan mod open source, Steam Controller kini bisa digunakan pada platform lain, seperti PS5, Xbox Series, bahkan sampai Nintendo Switch.
Persaingan bisnis antara pemain industri gaming, terutama untuk produsen platform gaming seperti console, merupakan alasan mengapa setiap console memiliki ekosistem hardware tertutup, tidak seperti PC yang terbuka. Wajar saja, masing-masing produsen tentu ingin pemainnya tetap berada di dalam “tembok” mereka sendiri, baik lewat perangkat keras maupun aksesori resmi. Namun seperti yang sering terjadi di dunia PC, komunitas modding kembali menunjukkan bahwa kreativitas sering kali mampu menembus batas tersebut.
Hal itu dibuktikan oleh sebuah proyek open source bernama OpenPuck yang dilaporkan via Hackaday, memungkinkan Steam Controller generasi terbaru milik Valve digunakan di berbagai platform lain, mulai dari PlayStation 5, Xbox, Nintendo Switch, hingga PC. Proyek ini memanfaatkan sebuah receiver atau “puck” yang menggantikan dongle bawaan Steam Controller, sehingga perangkat tersebut dapat dikenali sebagai controller kompatibel di berbagai console.

Proses pemasangannya sendiri tidak sepenuhnya instan dan tinggal pasang. Melalui video berisi instruksi pemasangan, pengguna perlu memasukkan papan mikrocontroller berbasis NRF52840 ke mode Device Firmware Update (DFU), kemudian mengunggah firmware OpenPuck sebelum receiver dapat digunakan. Sebagaimana proyek open source lainnya, seluruh firmware tersedia secara publik sehingga komunitas dapat terus mengembangkan fitur maupun kompatibilitasnya di masa mendatang.
Yang menarik, OpenPuck tidak hanya membuat Steam Controller dapat terhubung ke berbagai perangkat. Firmware tersebut juga mampu mengemulasikan berbagai jenis controller, termasuk mode Xbox, Nintendo Switch, hingga PlayStation 3, PlayStation 4, dan PlayStation 5. Dukungan untuk gyro, touchpad (pada mode yang mendukung), serta pemetaan ulang tombol belakang juga sudah tersedia, membuat fungsinya jauh lebih fleksibel dibanding receiver standar.
Langkah ini terasa sejalan dengan pendekatan Valve beberapa waktu terakhir. Setelah merilis file CAD resmi Steam Controller dan komponen puck kepada publik, perusahaan asal Bellevue tersebut memang tampak memberi ruang lebih besar bagi komunitas untuk melakukan modifikasi maupun menciptakan aksesori alternatif. OpenPuck menjadi salah satu contoh bagaimana keputusan tersebut justru melahirkan inovasi yang mungkin tidak pernah diwujudkan secara resmi oleh Valve.
Bagi gamer, kehadiran proyek seperti ini tentu menjadi kabar menarik, terutama bagi mereka yang gemar berpindah platform tetapi ingin tetap menggunakan satu controller favorit. Meski masih membutuhkan sedikit proses teknis dan bukan solusi resmi, OpenPuck memperlihatkan bagaimana komunitas open source terus menjadi motor inovasi yang mampu memperpanjang usia sekaligus memperluas fungsi sebuah perangkat.
Apakah Anda tertarik mencoba Steam Controller sebagai gamepad utama di PS5, Xbox, atau Nintendo Switch berkat proyek OpenPuck ini?









