Counter-Strike Berhasil Dimainkan di PSP, Sampai Tembus 60 FPS
Modder berhasil menjalankan OpenStrike, implementasi ulang Counter-Strike, di PSP dengan performa 60 FPS dan gunakan RAM hanya 12 MB.
Ada saja memang kelakuan komunitas modding, terutama ketika mereka memutuskan untuk kembali bangkitkan perangkat gaming yang telah lama mati. Ketika mayoritas industri gaming sibuk mengejar hardware yang semakin bertenaga, komunitas modding justru terus membuktikan bahwa perangkat lawas masih menyimpan potensi yang luar biasa, selama ada kreativitas dan kemampuan teknis yang mendukung.
Buktinya datang dari seorang developer bernama Yifeng Wang yang berhasil menghadirkan OpenStrike, sebuah implementasi ulang (reimplementation) dari Counter-Strike, ke PlayStation Portable (PSP). Hal yang membuat proyek ini begitu mengesankan bukan sekadar fakta bahwa game FPS legendaris tersebut dapat berjalan di handheld Sony yang pertama kali dirilis pada 2004 saja, tetapi juga karena mampu mempertahankan performa hingga 60 FPS, dengan penggunaan memori hanya sekitar 12 MB RAM.


Pencapaian tersebut tidak diraih dengan cara instan. Wang membangun Pocket3D, sebuah engine 3D berbasis Rust, serta PocketJS, JavaScript engine yang menangani logika permainan dan interface. Hasilnya adalah proyek opensource yang saat ini sudah mendukung seluruh delapan map klasik Counter-Strike, lengkap dengan pertandingan melawan bot, meski beberapa fitur seperti sistem pembelian senjata masih dalam tahap pengembangan.
Untuk mencobanya, Anda dapat mengunjungi GitHub Distro melalui link berikut. Selain itu, Anda juga tetap harus menyediakan aset asli Counter-Strike secara terpisah.
Menariknya, OpenStrike tidak mengandalkan teknologi rendering modern yang berat. Sebaliknya, proyek ini memanfaatkan teknik optimasi klasik seperti Binary Space Partitioning (BSP) untuk menyembunyikan bagian map yang tidak terlihat, serta menerapkan pencahayaan langsung ke vertex color agar PSP tidak perlu melakukan kalkulasi pencahayaan secara real-time. Pendekatan tersebut memungkinkan game berjalan mulus pada resolusi asli PSP, yaitu 480 x 272, tanpa membebani hardware yang kini telah berusia lebih dari dua dekade itu.
Yang tidak kalah menarik, OpenStrike juga dapat berjalan secara native di PS Vita dengan resolusi yang lebih tinggi. Meski proyek ini masih berstatus proof-of-concept, ia menunjukkan bahwa keterbatasan hardware sering kali bisa diatasi lewat rekayasa perangkat lunak yang cerdas. Di tengah tren handheld modern seperti Steam Deck, ROG Xbox Ally, maupun Lenovo Legion Go yang mengandalkan spesifikasi tinggi, proyek seperti ini menjadi pengingat bahwa efisiensi optimasi tetap memiliki nilai yang tidak kalah penting.
Pada akhirnya, OpenStrike bukan sekadar cara memainkan Counter-Strike di PSP belaka. Proyek ini menjadi demonstrasi, akan bagaimana pemahaman mendalam terhadap hardware mampu menghidupkan kembali perangkat yang mungkin sudah lama di dalam kubur. Ketika banyak game modern membutuhkan puluhan bahkan ratusan gigabyte ruang penyimpanan, melihat sebuah FPS klasik berjalan mulus di perangkat dengan RAM belasan MB terasa seperti sebuah pencapaian teknis yang selayaknya dapatkan apresiasi.
Apakah Anda tertarik untuk memainkan OpenStrike di PSP yang kini telah berdebu di rak koleksi Anda?










