PlayStation Vita Disulap Menjadi Xbox Portable, Bisa Mainkan Halo & Forza
Modder menciptakan GreenVita, aplikasi homebrew yang memungkinkan PlayStation Vita menjalankan Xbox Cloud Gaming, termasuk Halo dan Forza.
Sulit rasanya membayangkan ada masa di mana sebuah perangkat PlayStation justru menjadi tempat memainkan game eksklusif Xbox. Ironisnya, justru perkembangan teknologi cloud gaming yang membuka jalan untuk mengubah definisi eksklusivitas, hingga rival lama kini bisa “bertemu” di perangkat yang sama.
Hal itulah yang kini terjadi pada PlayStation Vita. Handheld Sony yang dirilis pada 2012 dan telah dihentikan produksinya tersebut kini mampu menjalankan layanan Xbox Cloud Gaming, melalui aplikasi homebrew baru bernama GreenVita.

Berkat aplikasi yang dikembangkan oleh Day-OS ini, pengguna dapat melakukan streaming berbagai game Xbox seperti Halo Infinite dan Forza Horizon 5 langsung di PS Vita, memanfaatkan hardware decoder H.264 bawaan perangkat itu serta VitaSDK untuk menghadirkan pengalaman yang lebih optimal dibanding bermain menggunakan browser.
Tentu saja, fitur ini tidak bisa dinikmati oleh semua pemilik PS Vita. Untuk bisa memainkannya, pengguna membutuhkan perangkat yang telah di-homebrew, aplikasi VitaShell, serta langganan Xbox Game Pass Ultimate agar dapat mengakses Xbox Cloud Gaming.
Mengingat proyek ini masih berada dalam tahap pengembangan awal, sejumlah keterbatasan juga masih ditemui, terutama karena PS Vita hanya dibekali koneksi Wi-Fi 2,4 GHz yang berpotensi mempengaruhi stabilitas streaming. Meski begitu, versi 0.1.8 sudah membawa peningkatan signifikan, mulai dari streaming yang lebih stabil, berkurangnya frame drop, hingga perbaikan respons dan pemulihan dari black screen.
Lucunya, perkembangan ini justru menjadi simbol bagaimana batas antara ekosistem PlayStation dan Xbox semakin kabur. Console portabel yang pernah menjadi andalan Sony itu justru digunakan untuk memainkan game eksklusif milik Microsoft. Meski metodenya sendiri pastinya tidak akan direstui oleh Sony, fenomena seperti ini memperlihatkan begitu fleksibelnya cloud gaming.
Proyek GreenVita sendiri juga menunjukkan salah satu potensi terbesar dari cloud gaming. Ketika harga perangkat gaming modern semakin tak terjangkau, teknologi game streaming memungkinkan hardware lawas tetap relevan tanpa harus menjalankan game secara lokal. Selama koneksi internet memadai, perangkat berusia lebih dari satu dekade seperti PlayStation Vita pun masih mampu menghadirkan pengalaman memainkan game AAA generasi terbaru.
Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda tertarik untuk memainkan game cloud gaming via PlayStation Vita?










