Sony Paksa PSSR 2.0 Aktif di PS5 Pro via Update Beta Baru
Sony mengaktifkan fitur PSSR 2.0 secara default di PS5 Pro pada update beta baru, membuat upscaling itu berjalan di semua game tanpa kecuali.
Keberadaan teknologi upscaling seperti PSSR di PlayStation 5 Pro memang terbukti dapat meningkatkan kualitas visual, terutama untuk frame rate tanpa mengorbankan kualitas gambarnya. Meski demikian, saat ini tidak semua pemilik console itu telah secara aktif menggunakannya pada game yang didukung, terutama karena mereka memang tidak mengerti. Tampaknya Sony berencana turun tangan untuk memudahkan proses itu.
Melalui kabar via forum ResetEra mengenai update versi beta terbaru untuk sistem PlayStation 5, Sony disebut mengaktifkan fitur “Enhance PSSR Image Quality” secara default pada PS5 Pro. Artinya, setelah memasang update tersebut, fitur ini otomatis aktif dan akan menerapkan peningkatan PSSR pada semua game yang dimainkan di console itu.

Teknologi PSSR 2.0 sendiri sebenarnya bukanlah teknologi baru, karena telah diperkenalkan semenjak awal 2026, dengan Resident Evil Requiem menjadi salah satu game pertama yang memanfaatkannya. Menurut Sony, versi baru tersebut menggunakan pendekatan baru pada neural network dan algoritmanya, untuk menghasilkan rekonstruksi gambar yang lebih stabil dan detail yang lebih tajam.
Masalahnya, pemilik PS5 Pro harus masuk ke pengaturan sistem dan mengaktifkan opsi Enhance PSSR Image Quality secara manual. Melalui update beta terbaru ini, Sony pada dasarnya menghilangkan satu lapisan konfigurasi yang kemungkinan besar tidak pernah diketahui sebagian pengguna.
Keputusan tersebut sebenarnya cukup masuk akal, karena PSSR 2.0 merupakan salah satu fitur utama yang membedakan PS5 Pro dari PS5 standar. Teknologi ini bekerja dengan menganalisis gambar pada level pixel menggunakan machine learning, untuk menghasilkan resolusi efektif yang lebih tinggi tanpa harus membebani GPU, seperti sewajarnya rendering native pada resolusi tersebut. Sony sendiri menyebut PSSR telah digunakan pada lebih dari 50 game PS5 Pro.
Menariknya, peningkatan ini juga datang setelah versi pertama PSSR sempat menghadapi sejumlah kritik. Pada beberapa game, teknologi tersebut pernah dikaitkan dengan masalah seperti shimmering, ghosting, dan artefak visual. PSSR 2.0 kemudian dirancang untuk meningkatkan stabilitas gambar, mempertahankan detail halus, serta memberikan fleksibilitas lebih besar bagi developer dalam menyeimbangkan kualitas visual dan performa.
Untuk saat ini, fitur tersebut masih berada dalam tahap beta sehingga belum ada kepastian kapan akan tersedia bagi seluruh pengguna PS5 Pro. Pemain yang tetap ingin menggunakan konfigurasi sebelumnya juga masih dapat mematikan opsi tersebut secara manual melalui pengaturan sistem.
Bagaimana menurut Anda sendiri mengenai adanya keputusan untuk “memaksa” semua pengguna PS5 Pro untuk menggunakan PSSR 2.0 via update beta itu?










