Handheld Retro Anbernic RG SP Hadir Dengan Harga Sangat Terjangkau
Anbernic RG SP hadir dengan harga relatif terjangkau, menawarkan handheld retro clamshell terjangkau di tengah gelombang kenaikan harga.
Gelombang kenaikan harga hardware akibat kelangkaan komponen yang terjadi belakangan ini membuat tidak hanya komponen penting seperti GPU saja yang terdampak, tetapi juga perangkat handheld. Terlebih ketika penyedia chip untuk perangkat mobile seperti Qualcomm juga menaikkan harga, maka kontan handheld retro juga terkena imbasnya. Untungnya, masih ada handheld retro yang bertahan, seperti Anbernic RG SP.
Alasan perangkat handheld retro dari Anbernic ini bisa mempertahankan harga yang tergolong murah sebenarnya mudah, yaitu dengan mempertahankan desain clamshell yang ringkas, tanpa mendorong hasil grafis melebihi apa yang ditampilkan oleh perangkat klasiknya.

Anbernic RG SP saat ini dibanderol dengan harga US$57,99 melalui program early bird. Harga normalnya berada di US$64,99, mirip dengan harga peluncuran RG35XXSP, handheld retro yang dirilis dua tahun sebelumnya.
Secara desain, Anbernic RG SP mengambil inspirasi langsung dari Game Boy Advance SP dengan format clamshell. Perangkat ini menggunakan layar IPS 3,4 inci beresolusi 720 x 480, chipset H700, serta menjalankan sistem operasi Linux milik Anbernic. Konfigurasi tersebut memang tidak ditujukan untuk memainkan game kelas berat, tetapi justru sesuai dengan kebutuhan utama perangkat, yaitu menghadirkan pengalaman bermain game retro dalam format yang ringkas dan mudah dibawa.
Strategi Anbernic untuk perangkat handheld retro ini sebenarnya cukup masuk akal. Perusahaan tersebut tidak mencoba mengejar performa tinggi atau memasukkan spesifikasi berlebihan, yang pada akhirnya membuat harga perangkat semakin mahal. Sebaliknya, Anbernic RG SP mempertahankan formula yang memang menjadi daya tarik pasar retro handheld, dengan bentuknya yang mengundang nostalgia, sederhana, dan harga terjangkau.

Kondisi pasar belakangan ini juga memperlihatkan bagaimana segmen murah menjadi semakin penting. Ayaneo misalnya baru membuka pre-order KONKR Pocket Advance dengan harga early bird mulai US$89, yang kemudian akan naik menjadi US$109. Perangkat tersebut memang menawarkan hardware lebih kuat dan Android 12, tetapi harganya mulai bergeser dari kategori yang enteng di kantong.
Pada akhirnya, handheld retro ini mungkin jauh dari kata perangkat canggih yang hadir tahun ini. Namun justru di situlah daya tariknya. Ketika perangkat gaming portabel semakin berlomba mengejar performa PC dan console, Anbernic mengingatkan bahwa masih ada pasar besar untuk perangkat ringkas guna memainkan game klasik, yang harganya tidak menguras isi tabungan.
Bagaimana menurut Anda sendiri mengenai handheld retro murah seperti Anbernic RG SP? Apakah Anda lebih memilih handheld retro berkekuatan tinggi atau ringkas seperti milik Anbernic?









