Anbernic Rilis Handheld Retro RG DS Plus Mirip Nintendo 3DS XL
Handheld retro Anbernic RG DS Plus hadir dengan layar lebih tajam dan harga di bawah US$100, dengan bentuk mirip Nintendo 3DS XL.
Untuk urusan estetika handheld console, rasanya sulit untuk bisa menandingi Nintendo, terutama bila melihat betapa apiknya desain 3DS XL yang dirilis pada 2012. Tampaknya itulah yang menjadi inspirasi Anbernic ketika siapkan handheld retro terbarunya, RG DS Plus, dengan membawa bentuk yang begitu mirip dengan console milik Nintendo itu.
Melalui Anbernic RG DS Plus, perusahaan handheld retro itu mencoba bawa peningkatan cukup besar pada bagian layar. Jika model sebelumnya menggunakan resolusi total 640×480, versi Plus meningkatkannya menjadi 1024×768, atau empat kali lipat dari resolusi layar Nintendo DS asli yang hanya 256 × 192 per layar.
Perangkat ini juga beralih dari Android ke Linux, dan menggunakan 1GB RAM untuk memori di dalamnya, sementara penyimpanan internal eMMC dihilangkan agar sistem dapat berjalan melalui microSD. Dengan harga yang diperkirakan tetap ada di bawah US$100, Anbernic tampaknya sengaja menempatkan RG DS Plus sebagai perangkat retro yang terjangkau.
Menariknya, peningkatan tersebut tidak berhenti pada angka resolusi belaka. Handheld RG DS Plus juga dirancang dengan interface baru yang memang dibuat untuk penggunaan dua layar, lengkap dengan emulator NNDDSS yang sudah terintegrasi dan stylus yang disimpan di sisi bodi mirip 3DS.


Meskipun bentuk perangkat ini mengingatkan pada Nintendo 3DS XL, tetapi kemampuannya masih lebih dekat dengan Nintendo DS. Pasalnya Anbernic tetap memakai chipset Rockchip RK3568, memperlihatkan bahwa perusahaan itu sebenarnya tidak sedang membangun mesin emulasi 3DS kelas berat, melainkan memperhalus perangkat yang memang ditujukan untuk koleksi game DS.
Untuk menjalankan game 3DS, Anbernic sebelumnya sudah menawarkan RG DS yang dibanderol sekitar US$129,99 dan mampu memainkan game ringan dari console tersebut, meski perangkat tersebut secara teknis juga ditujukan untuk menjalankan game Nintendo DS saja. Selain itu, RG Cube milik Anbernic juga disiapkan untuk bisa jalankan emulasi DS dan 3DS.

Pada akhirnya, RG DS Plus memperlihatkan bahwa nostalgia terhadap handheld Nintendo masih punya pasar yang cukup kuat. Tak hanya itu, Anbernic juga berhasil membuat penghormatan terhadap Nintendo DS dengan layar lebih tajam, software yang lebih sesuai, dan harga yang relatif bersahabat.
Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda tertarik untuk memainkan game retro NDS di handheld baru ini?










