Razer Clio X Ubah Sandaran Kepala Kursi Gaming Jadi Speaker Wireless
Razer Clio X hadir sebagai speaker wireless di sandaran kepala kursi gaming, dilengkapi dengan THX Spatial Audio demi akurasi ketika gaming.
Penggunaan headset memang sudah menjadi aksesoris yang wajib ketika gaming, terutama ketika bermain game kompetitif. Namun, harus diakui bahwa tidak semua orang nyaman menggunakannya selama berjam-jam. Razer tampaknya melihat celah tersebut dan hadirkan Clio X, sebuah bantalan sandaran kepala di kursi gaming yang sekaligus berfungsi sebagai speaker wireless.
Razer Clio X menggunakan dua speaker near-field berukuran 38 mm dan dua passive radiator 55 mm, kemudian mengandalkan THX Spatial Audio untuk menciptakan sound stage yang lebih luas. Perangkat ini terhubung melalui Razer HyperSpeed Wireless 2,4 GHz dan dapat dipasang pada sebagian besar kursi gaming maupun kursi kantor high-back, berkat adanya strap yang bisa disesuaikan. Harganya ditetapkan mulai US$109,99 atau sekitar 1,9 jutaan Rupiah.

Kelebihan utama yang membuat Clio X berbeda dari speaker lain adalah cara Razer menempatkan sumber suara tepat di belakang kepala pengguna. Posisi tersebut memungkinkan speaker mengarahkan audio langsung ke telinga tanpa harus menutup kepala seperti headset. Perangkat ini juga dapat digunakan sebagai speaker utama, atau dialihkan menjadi speaker belakang dalam konfigurasi surround bersama soundbar maupun sistem 2.0/2.1 yang kompatibel.
Produk ini sebenarnya merupakan pengembangan dari konsep Razer Clio sebelumnya, tetapi Clio X dibuat dalam paket yang lebih sederhana dan terjangkau. Razer juga mempertahankan pendekatan headset-free gaming yang menjadi daya tarik utama lini tersebut, sekaligus memanfaatkan THX Spatial Audio untuk memberikan sensasi suara posisional yang akurat.

Meski demikian, bagi gamer yang bisa bermain hingga beberapa jam tanpa henti, daya tarik terbesar Clio X justru bukan sekadar kualitas suara melainkan kenyamanan ketika menggunakannya. Pengguna tidak perlu mengenakan headset yang terkadang membuat daun telinga sakit setelah digunakan lama, sementara koneksi wireless menghilangkan kabel yang biasanya menjuntai dari kursi menuju PC.
Sistem ini juga ditenagai power bank USB-C PD 2.0, dengan Razer mengklaim penggunaan hingga 40 jam tergantung kapasitas sumber daya. Namun, produk tersebut tetap punya kekurangan, karena pengguna tidak mendapatkan isolasi suara seperti headset dan pengalaman spatial audio akan sangat bergantung pada posisi kursi serta lingkungan ruangan.
Bagaimana menurut Anda mengenai sandaran kepala yang berfungsi sebagai speaker wireless ini? Apakah Anda tertarik untuk mencoba menggunakannya?










