Xbox Beri Tanggapan Resmi Untuk Rumor Perubahan Game Pass
Xbox membantah rumor perubahan besar pada Game Pass di 2027, tetapi tetap membuka kemungkinan adanya perubahan di masa depan.
Belum lama ini, rumor tentang akan adanya perubahan besar di layanan Xbox Game Pass sempat memicu reaksi yang keras dari komunitas pelanggannya. Isunya bukan sekadar akan adanya penurunan harga, tetapi menyentuh kekuatan terbesar dari layanan Game Pass, yaitu akses ke game baru sejak hari pertama dirilis atau day-one game. Xbox kini memberikan klarifikasi, tetapi pilihan kata perusahaan itu justru menunjukkan bahwa masa depan layanan tersebut belum sepenuhnya aman.
Rumor yang beredar dari forum ResetEra sebelumnya menyebut Game Pass akan mengalami perubahan besar di 2027, termasuk pengenalan paket beriklan, penghapusan akses game baru pada hari pertama, serta pemisahan cloud gaming menjadi layanan tambahan. Ada pula klaim mengenai paket multiplayer dan family plan yang terpisah. Namun, Xbox menegaskan bahwa belum ada perubahan yang diumumkan maupun rencana yang sudah difinalisasi.

Melalui pernyataannya kepada jurnalis Forbes Paul Tassi, Xbox mengatakan bahwa mereka memang secara rutin menguji berbagai penawaran Game Pass untuk melihat format yang paling sesuai dengan pemain di pasar regional yang berbeda. Microsoft juga menegaskan bahwa game yang sudah diumumkan untuk masuk Game Pass Ultimate sejak hari pertama tidak akan mengalami perubahan. Artinya, game yang sebelumnya telah mendapatkan janji Day One tetap akan mengikuti rencana yang sudah diumumkan.
Bagian yang menarik justru terdapat pada batas pernyataan tersebut. Xbox berbicara mengenai game yang sudah diumumkan, tetapi tidak memberikan komitmen bahwa seluruh game Xbox pada masa mendatang akan selalu mendapatkan perlakuan serupa. Karena itu, pernyataan itu juga membuka kemungkinan akan adanya perubahan kebijakan day-one game di masa depan.
Perubahan seperti ini akan cukup signifikan efeknya karena akses day-one selama ini menjadi keuntungan terbesar Game Pass dibandingkan layanan berlangganan game lainnya. Microsoft sendiri sebelumnya sudah mengubah kebijakan untuk Call of Duty, yang tidak lagi mendapatkan akses hari pertama melalui Game Pass, melainkan setahun setelah rilis mengikuti PS Plus. Saat ini, Game Pass Ultimate masih menjadi tier yang menawarkan akses hari pertama untuk game yang memenuhi ketentuan tersebut.
Ternyata bila dilihat lebih jauh, rumor ini muncul tepat ketika Microsoft memang sedang mengevaluasi cara Game Pass menghasilkan nilai bagi perusahaan dan pemain. Forbes mencatat bahwa jumlah pelanggan layanan itu menghadapi penurunan setelah perubahan harga sebelumnya, sementara keputusan memasukkan game besar sejak hari pertama juga memiliki konsekuensi kerugian terhadap keuntungan penjualan langsung; sesuatu yang telah lama dikeluhkan oleh developer game yang masuk ke Game Pass.
Bagaimana menurut Anda sendiri mengenai pernyataan yang diberikan oleh pihak Xbox itu? Apakah Anda masih akan tetap berlangganan Game Pass bila keuntungan day-one game benar-benar dicabut di masa depan?










