NVIDIA RTX Spark Buka Pre-order, Klaim Mampu Gaming 100+ FPS di 1440p

Reading time:
October 9, 2026
NVIDIA mulai membuka pre-order untuk platform RTX Spark, menawarkan kemampuan gaming 1440p 100+ FPS dengan DLSS dan ray tracing.

NVIDIA akhirnya mulai membuka penawaran pre-order untuk RTX Spark, platform PC berbasis ARM dengan dukungan AI yang tetap menawarkan kemampuan gaming ala GeForce. Menariknya, perusahaan itu mengklaim perangkat ini sanggup menjalankan game AAA pada resolusi 1440p dengan lebih dari 100 FPS, lengkap dengan ray tracing, DLSS, dan Reflex, guna menjadikan Windows on Arm sebagai platform gaming PC.

Melalui pengumuman via media sosial, RTX Spark mulai membuka pre-order untuk perangkat dari Acer, ASUS, Dell, Gigabyte, HP, Lenovo, MSI, dan Microsoft. Harga awalnya berada di US$2.599 untuk konfigurasi 18-core dengan GPU 5.120 core dan 24 GB unified memory, sehingga jelas bukan PC murah. Produk pertamanya dijadwalkan masuk pasar pada 16 Oktober 2026.

nvidia rtx spark windows 11

Platform yang masih berumur belia itu disebut memiliki dukungan chip N1X yang memadukan CPU Grace berbasis ARM dengan GPU Blackwell RTX. Varian tertingginya membawa 20-core Grace CPU dan GPU Blackwell dengan 6.144 core, sementara konfigurasi lainnya menggunakan 18-core CPU dan 5.120 core GPU. NVIDIA juga memasangkan hingga 128 GB unified memory pada konfigurasi tertinggi, meski kapasitas besar ini lebih relevan untuk kebutuhan AI dan aplikasi berat daripada gaming.

Untuk gamer, daya tarik utamanya justru ada pada teknologi RTX yang ikut dibawa ke dalam SoC. Menurut spesifikasinya, RTX Spark mendukung DLSS 5, ray tracing generasi keempat, Tensor Core generasi kelima, serta Reflex 2 untuk membantu meningkatkan frame rate sekaligus menjaga responsivitas. NVIDIA juga menyertakan Game Ready Driver, G-SYNC, DirectX 12 Ultimate, Vulkan RT, dan fitur RTX lainnya sehingga pengalaman gamingnya tidak sekadar mengandalkan performa GPU mentah.

Namun, angka 100 FPS pada 1440p perlu dilihat dalam konteks yang tepat. NVIDIA menggunakan kombinasi ray tracing, DLSS, dan teknologi frame generation untuk mencapai target tersebut, sehingga angka frame rate tinggi tidak berarti GPU-nya memiliki performa rasterisasi mentah setara kartu desktop yang mampu menghasilkan 100 FPS secara native.

Bahkan konfigurasi 6.144 core Blackwell di sana, yang secara jumlah core berada di kelas RTX 5070, tetap harus bekerja dalam batas daya dan thermal yang jauh lebih ketat, karena GPU tersebut menyatu dengan CPU dan memory dalam satu chip; tidak seperti PC desktop atau laptop gaming premium pada umumnya.

Meski begitu, demo yang ditampilkan NVIDIA memberikan indikasi bahwa pendekatan ini bukan sekadar klaim di atas kertas. Game seperti Alan Wake II, Fortnite, dan Indiana Jones telah diperlihatkan berjalan dengan performa yang dinilai baik pada RTX Spark. NVIDIA juga sudah bekerja dengan sejumlah publisher dan developer untuk membawa game seperti F1 25, Apex Legends, Anno 117: Pax Romana, ARC Raiders, dan THE FINALS ke platform tersebut. Dukungan anti-cheat juga menjadi perhatian utama, termasuk integrasi EA Javelin Anticheat untuk game multiplayer buatan EA.

Hal yang membuat RTX Spark menarik adalah upaya NVIDIA untuk mengatasi masalah klasik di Windows on Arm. Selama ini, kompatibilitas game menjadi salah satu kelemahan utama platform ARM, karena tidak semua game dan sistem anti-cheat berjalan dengan baik melalui lapisan kompatibilitas di sana.

NVIDIA mencoba menutup celah tersebut lewat kombinasi driver Game Ready, dukungan developer, serta ekosistem RTX yang sudah matang. Beberapa game populer seperti Fortnite dan Alan Wake 2 sudah masuk ke dalam katalog yang didukung, sementara League of Legends, Valorant, PUBG: Battlegrounds, dan sejumlah game lain masih terus mendapatkan dukungan. Dukungan untuk Call of Duty dijadwalkan hadir pada 2027.

Bagi NVIDIA, RTX Spark pada akhirnya bukan hanya soal membuat laptop ARM yang bisa menjalankan game. Perusahaan itu ingin membuktikan bahwa arsitektur ARM dapat menangani PC gaming modern tanpa harus mengorbankan fitur RTX yang selama ini menjadi kekuatan utamanya. Jika kompatibilitas game terus berkembang dan performa 1440p benar-benar konsisten di berbagai judul, platform baru ini bisa menjadi alternatif serius untuk laptop gaming konvensional.

Menurut Anda, apakah performa RTX Spark saat ini sudah cukup untuk membuatnya menjadi PC gaming berbasis ARM yang layak diperhitungkan?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

September 22, 2026 - 0

Review Dune Awakening: Selamat Datang di Arrakis! Planet Paling Berharga di Semesta Dune!

Selamat datang di Arrakis! Sebuah planet yang hampir seluruh permukaannya…
November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…