Attack Shark R5 Turbo Hadirkan Mouse Esports Dengan Bodi Carbon Fiber

Reading time:
October 21, 2026
Attack Shark meluncurkan mouse gaming kompetitif R5 Turbo, hadir dengan bobot ringan berkat badan mouse yang dibuat dari carbon fiber.

Persaingan mouse gaming ultra ringan kini tidak lagi sekadar mengejar bobot serendah mungkin. Produsen periferal gaming asal China, Attack Shark, mencoba mendorong kelas produknya lebih jauh lewat R5 Turbo, mouse flagship dengan bodi komposit carbon fiber, sensor sangat kuat hingga 60.000 DPI, serta dukungan polling rate 8.000 Hz melalui koneksi kabel maupun wireless.

Melalui pengumuman resminya, R5 Turbo dikatakan merupakan penerus dari R5 Ultra dan dijadwalkan mulai tersedia pada 23 Oktober 2026. Attack Shark belum mengungkap harga resminya, tetapi perusahaan itu menempatkan model ini sebagai mouse gaming dengan performa tinggi untuk gaming kompetitif. Pilihan warnanya mencakup hitam, putih, dan varian baru Dune bernuansa coklat pasir gurun.

Attack Shark

Hanya dilihat sepintas saja, desain badan mouse ini jelas akan menarik perhatian. Pasalnya R5 Turbo menggunakan carbon fiber composite yang dicetak dengan metode injection molding, sementara desain bodinya dibuat berongga dan memiliki ventilasi untuk menekan bobot hingga sekitar 43 gram, dengan toleransi ±3 gram. Permukaan luarnya juga memakai lapisan dengan sensasi seperti kaca, yang dirancang agar tidak mudah terasa lengket ketika tangan berkeringat saat bermain dalam waktu lama.

Untuk sensornya, Attack Shark menggunakan PixArt PAW3950MAX yang mendukung rentang 1.200 hingga 60.000 DPI dengan pengaturan setiap 50 DPI. Sensor tersebut mampu melacak hingga 750 IPS dan akselerasi 60G, serta menyediakan tiga tingkat pengaturan Lift-Off Distance atau LOD. Artinya, pengguna dapat menyesuaikan seberapa jauh mouse bisa diangkat sebelum sensor berhenti membaca pergerakan.

R5 Turbo juga mendapatkan upgrade besar di sisi elektronik. Mouse ini menggunakan Nordic nRF54LM20, MCU yang menjadi penerus nRF54L15 pada generasi sebelumnya. Chip tersebut memungkinkan polling rate 8.000 Hz melalui kabel maupun wireless, sementara pengujian internal Attack Shark mencatat latensi klik wireless serendah 0,168 ms.

Tidak berhenti sampai di situ saja, sistemnya juga mampu mencapai scan frame rate di atas 20.000 FPS dalam mode kompetitif, dan mendukung teknologi Bluetooth Channel Sounding untuk membantu kestabilan koneksi dengan perangkat PC gaming yang digunakan.

Untuk koneksi wireless, Attack Shark juga menyertakan receiver 8K berbentuk seperti sirip hiu dengan antena yang dibuat lebih panjang. Tiga indikator LED pada receiver menunjukkan mode koneksi, polling rate, dan status baterai. Mouse ini juga mendukung tiga metode koneksi, yakni kabel, wireless 2,4 GHz, dan Bluetooth.

Menariknya, bobot ringan tersebut tidak membuat Attack Shark mengorbankan kapasitas baterai. Sebab R5 Turbo menggunakan baterai 290 mAh berjenis high density yang diklaim mampu bertahan hingga 300 jam pada polling rate 1.000 Hz. Sayangnya Attack Shark belum memberikan angka daya tahan ketika polling rate dinaikkan ke 8.000 Hz, sehingga pengguna yang mengutamakan mode tersebut kemungkinan harus lebih sering mengisi daya.

Komponen lainnya juga diarahkan untuk penggunaan jangka panjang, seperti tombol yang menggunakan switch optik Omron dengan rating lebih dari 100 juta klik, sedangkan mouse wheel memakai encoder TTC Golden Wheel dan lapisan electroplated khusus. Software pendampingnya menyediakan konfigurasi berbasis cloud maupun opsi instalasi mandiri untuk mengatur DPI, polling rate, dan fungsi lain yang didukung.

Bagaimana menurut Anda mengenai mouse gaming dari Attack Shark ini?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

September 22, 2026 - 0

Review Dune Awakening: Selamat Datang di Arrakis! Planet Paling Berharga di Semesta Dune!

Selamat datang di Arrakis! Sebuah planet yang hampir seluruh permukaannya…
November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…