Nintendo Ganti Presiden

Kepergian Satoru Iwata dari posisi puncak kepemimpinan Nintendo tentu saja menjadi “lubang” yang tidak tergantikan. Meninggal karena sakit, Iwata akan selalu diiingat sebagai salah satu sumber energi pendorong beragam pendekatan kreatif Nintendo dengan segala pencapaian mereka di sisi teknis. Berfungsi sebagai presiden interim untuk waktu yang terbatas adalah Kimishima – yang berusia 68 tahun dan melakukan tugasnya dengan cukup baik selama peluncuran Switch dengan produk-produk eksklusif mereka yang fantastis. Satu tahun setelahnya, penugasan Kimishima sepertinya berakhir dengan Nintendo kini sudah menunjuk presiden baru untuk mengepalai salah satu perusahaan video game tertua, tidak hanya di Jepang, tetapi dunia ini. Ia adalah Shuntaro Furukawa.
Termasuk sebagai golongan “muda” di Nintendo, Shuntaro Furukawa adalah satu orang penting Nintendo yang baru menginjak usia 46 tahun. Pengalamannya bersama Nintendo di masa lampau membuatnya menjadi presiden dengan sepak terjang yang pantas untuk diantisipasi. Ia sudah terlibat dengan Pokemon sejak dulu, sempat bekerja di Jerman untuk 1/3 waktu di karirnya, lancar berbahasa Inggris, diakui sebagai orang marketing dengan kemampuan tinggi, dan juga berperan penting bagi proses pengembangan dan rilis Nintendo Switch. Berita baiknya? Seperti halnya Iwata, bukan hanya sekedar seorang eksekutif perusahaan, ia juga adalah seorang gamer yang aktif. Furukawa sudah bergabung di Nintendo sejak tahun 1994 silam.

Masih belum jelas kebijakan seperti apa yang akan dibawa oleh Shuntaro Furukawa ke dalam Nintendo, apalagi setelah kesuksesan Switch selama satu tahun terakhir ini. Selamat untuk Furukawa-san, dan terima kasih untuk Kimishima-san untuk perjuangannya selama ini. Kita tunggu saja sepak terjang Furukawa.










