Ni No Kuni Ternyata Tidak Sukses di Pasaran

Reading time:
November 30, 2011
ni no kuni1

Masih ingatkah Anda dengan nama Ni No Kuni? Game RPG yang lahir dari kerjasama developer Level 5 dengan studio anime Ghibli ini memang memesona. Gameplay menarik, plot yang matang, dan visualisasi yang memanjakan mata seolah menjadi kunci kepastian bahwa game ini akan sukses di pasaran. Apalagi Ni No Kuni boleh dikatakan membawa semua elemen yang memenuhi selera unik gamer Jepang. Namun, siapa yang menyangka jika hal sebaliknya yang justru terjadi. Pada minggu awal perilisannya, Ni No Kuni gagal untuk memenuhi ekspektasi.

Pada minggu awal perilisannya, Ni No Kuni kalah dari game fenomenal – Modern Warfare 3 yang dirilis bersamaan di Jepang. Akibatnya? Game ini hanya mampu membukukan penjualan sekitar 65.000 unit, atau hanya sekitar 40% dari target penjualan. Ada dua alasan yang mungkin menyebabkannya: performa gameplay yang ternyata jauh dari harapan dan timing rilis yang kurang tepat. Namun apakah ini berarti akhir bagi Ni No Kuni? Dengan pembaharuan strategi marketing, Ni No Kuni masih berpotensi untuk membuktikan diri. Hal yang sama juga sempat terjadi pada versi Nintendo DS yang sudah dirilis tahun lalu dan untungnya, berakhir manis dengan penjualan hingga ratusan ribu kopi.

Fenomena “aneh” ini juga tidak hanya menimpa Ni No Kuni. Seri yang sudah pasti dicintai gamer Jepang – One Piece Gigant Battle 2 juga tampil mengecewakan. Penjualan game adaptasi dari anime fenomenal ini juga hanya berkisar 45% dari ekspektasi nilai yang ada. Walaupun demikian, ia mampu menjual 120.000 keping, atau 55.000 keping lebih banyak daripada Ni No Kuni. Dari kedua kejadian di atas, Modern Warfare 3 tampaknya menjadi alasan paling logis yang menyebabkan semua ini terjadi. Sebuah nama besar dengan prestasi besar.

Source: Andriasang

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…