Iran Inginkan Game Penghancur Israel!

Reading time:
December 15, 2011
iran flag

Sudah bukan rahasia lagi jika sebagian besar game perang yang lahir di industri game memang dihasilkan oleh developer barat, khususnya Amerika Serikat. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika sudut pandang yang diambil selalu berasal kepentingan negara adikuasa ini. Beberapa franchise besar di dunia FPS menjadi bukti yang paling nyata. Game yang mengambil dari sudut pandang negara yang lain? Bisa dihitung dengan jari. Salah satunya dicetuskan oleh developer lokal Vietnam lewat game perdana global mereka. Perlahan namn pasti, negara lain juga mengungkapkan ketertarikan yang sama. Salah satunya adalah Iran!

Anda yang pernah memainkan Battlefield 3 tentu ingat bagaimana ibukota Iran, Tehran tampak hancur berantakan karena serangan Amerika Serikat di game tersebut. Sebagian besar gamer tentu merasa scene ini sebagai salah satu adegan yang paling epik, tapi bagi pemerintah Iran, ini adalah sebuah penghinaan besar. Iran langsung bereaksi keras dan melarang penjualan Battlefield 3 di negara Islam tersebut. Tidak hanya itu saja, bekerja sama dengan National Foundation of Computer Games, Iran akan melakukan “serangan balasan” dengan merilis sebuah game yang tak kalah kontroversial. Mereka berencana untuk membuat sebuah game berjudul Attack on Tel Aviv, yang menceritakan penyerangan Iran terhadap Israel.

battlefield 3 jagat1
Battlefield 3 sekali lagi menjadi kontroversi

Apa tujuan dari game ini? Selain sebagai sebuah jawaban dan reaksi atas “penghinaan dari BF3”, langkah ini juga dimaksudkan untuk menyerang rezim Zionis yang dituding Iran berada di balik kontroversi ini. Belum jelas kapan game ini akan dirlis, namun kabarnya Attack on Tel Aviv akan dikerjakan oleh developer asal Swedia. Sebuah game FPS dari sebuah negara dengan sudut pandang yang ekstrim? Benar-benar layak ditunggu. Setidaknya reaksi seperti ini jauh lebih pantas dan aman dibandingkan mengangkat senjata dan meluncurkan rudal nuklir di dunia nyata.

Source: Kotaku

Load Comments

PC Games

October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…

PlayStation

November 11, 2022 - 0

Review Sonic Frontiers: Gaya Baru, Lumayan Seru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sonic Frontiers ini? Mengapa kami…
November 10, 2022 - 0

Review Call of Duty – Modern Warfare II (Multiplayer): Seru yang Serupa!

Apa yang ditawarkan oleh mode multiplayer Call of Duty: Modern…
November 8, 2022 - 0

Wawancara dengan Eric Williams (God of War Ragnarok)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Game Director God of War Ragnarok…
November 3, 2022 - 0

Review God of War Ragnarok: Mitologi Penuh Aksi, Mitologi Penuh Hati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh God of War Ragnarok ini?…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…