Sekuel Army of Two Gunakan Frostbite Engine 2.0

Reading time:
December 2, 2011
army of two

Army of Two merupakan salah satu game third person shooter yang cukup populer di industri game. Berkat dukungan multiplayer split-screen dan sistem gameplay berbasis timnya yang adiktif, game ini berhasil menarik perhatian para gamer. Lahir dari tangan dingin Electronic Arts, Army of Two terhitung sebagai franchise yang cukup sukses setelah seri terakhirnya – Army of Two: The 40th Day terjual dengan baik di pasaran. Kini sebuah sekuel terbaru kabarnya sedang dikerjakan.

Walaupun EA belum mengkonfirmasikan hal ini secara resmi, informasi tentang sekuel ini konon datang dari sumber yang dapat terpercaya. EA Montreal diyakini sedang mengerjakan sebuah sekuel Army of Two bernama Army of Four yang mengusung sistem co-op empat player sebagai nilai jual utama. Tidak hanya itu saja, EA juga kabarnya akan membangun game ini dengan engine grafis mumpuni yang melahirkan kualitas memanjakan mata dari game sekelas Battlefield 3 dan Need for Speed: The Run. Benar sekali, Frostbite Engine 2.0 sekali lagi menjadi primadona EA untuk memperkenalkan Army of Four.

frostbite engine 2 logo

EA belum memberikan komentar apapun tentang berita yang satu ini. Satu hal yang menarik untuk disimak adalah bahwa Army of Two dan Army of Two 40th Day diriilis eksklusif hanya untuk konsol tanpa menyertakan versi PC sama sekali. Namun, keputusan untuk menggunakan engine Frostbite 2.0 tampaknya membuka peluang yang besar bahwa Army of Four juga akan menyapa gamer PC. Dari kasus BF 3 dan NFS: The Run terlihat begitu jelas gap visualisasi yang terjadi antara versi PC dan konsol. Atau mungkin game ini didesain tetap eksklusif, tetapi untuk konsol generasi selanjutnya? Wonder..

Source: Kotaku

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

July 3, 2024 - 0

Review Wuthering Waves: Penuh Pasang dan Surut!

Apa yang ditawarkan oleh Wuthering Waves? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
June 28, 2024 - 0

Impresi Zenless Zone Zero (Build Terbaru): Lebih Cepat, Lebih Ketat!

Kami berkesempatan menjajal build terbaru Zenless Zone Zero. Apakah kami…
June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…

PlayStation

July 17, 2024 - 0

Review Kunitsu-Gami: Antara Suka Atau Benci!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kunitsu-Gami ini? Apa yang membuat…
June 20, 2024 - 0

Wawancara dengan Zhenyu Li (Zenless Zone Zero)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan produser Zenless Zone Zero - Zhenyu…
April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…