Zynga Menghasilkan US$1 Milyar Pada Penawaran Awal Sahamnya

Author
David Novan
Reading time:
December 19, 2011

Zynga merupakan perusahaan raksasa penghasil game Facebook yang lebih dikenal melalui CityVille, FarmVille, dan CastleVille. Keuntungan yang telah diraih melalui game Facebook tersebut melonjakkan nilai perusahaan Zynga hingga US$829 Milyar pada tahun fiskal 2011 ini. Oleh karena itu, keputusan Zynga untuk ikut bermain di pasar saham merupakan berita yang terus diikuti investor dan analis dengan beragam pendapat. Ada yang mengatakan Zynga terlalu beresiko akibat 94 persen keuntungannya berasal dari Facebook dan kebijakan yang merugikan game sosial oleh Facebook dapat membuatnya goyah.

zynga

Penawaran awal saham Zynga pada awal minggu ini menepis pendapat miring analis keuangan dengan keberhasilan perusahaan ini mendapatkan US$1 Milyar melalui penjualan sahamnya! Zynga juga berhasil mengalahkan valuation perusahaan game pesaingnya, Electronic Arts. Raksasa game Facebook ini berhasil menjual 100 juta saham seharga US$10 per sahamnya dan menurun lima persen ke US$9.50. Penawaran awal ini merupakan yang terbesar di pasar saham perusahaan Internet Amerika Serikat semenjak Google Inc. tahun 2004 lalu sebesar US$1.9 Milyar. Banyak analis yang berpendapat harga yang ditawarkan Zynga terlalu agresif bila dibandingkan dengan perusahaan pesaingnya.

Menurut rencana yang diumumkan Zynga, perusahaan ini menawarkan 14 persen sahamnya pada penawaran awal minggu ini (Initial Public Offering / IPO). Hasil penjualan saham tersebut rencananya akan digunakan Zynga untuk membiayai pengembangan game, marketing, dan beragam urusan perusahaan. Besarnya penjualan yang dihasilkan Zynga ternyata menimbulkan kekhawatiran lain dari analis pasar. Menurut Jeffrey Sica, Chief Invesment Officer Sica Wealth Management LLC, “Zynga seharusnya tidak dihargai sebesar tiga kali dari perusahaan lain dengan posisi yang sama.” Menurut Sica, penanam modal akan melihatnya sebagai pertanda adanya potensi kejatuhan harga akibat memulai terlalu tinggi. Investor juga akan melihatnya sebagai perusahaan yang terlalu kaya dan enggan untuk menanam modal di perusahaan tersebut.

Source: Bloomberg

dapat membuatnya goyah bila ada

Load Comments

PC Games

November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…

PlayStation

November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…
November 19, 2021 - 0

Review GTA The Trilogy – The Definitive Edition: Bak Lelucon Besar!

Merayakan ulang tahun sebuah franchise legendaris adalah sebuah langkah yang…
November 17, 2021 - 0

Menjajal Elden Ring (Network Test): Makin Cinta, Makin Mantap!

Apa yang bisa Anda dorong lebih jauh dengan formula Souls-like…
November 15, 2021 - 0

Review Headset PULSE 3D Wireless – Midnight Black: Tiga Dimensi dalam Telinga!

Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…