THQ Terancam Ditendang dari Bursa NASDAQ

Reading time:
February 1, 2012

thq logo1

Seperti industri yang lain, industri game juga bergerak dengan konsep dan cara yang sama. Profit menjadi tujuan utama dari semua tindakan dan kebijakan yang diambil. Terlepas dari seberapa menyenangkan hasil karya yang mereka hasilkan, persaingan di industri game tidak “semanis” itu. Persaingan begitu keras dan brutal, mematikan siapapun yang tidak mampu beradaptasi dan menghasilkan sesuatu yang menarik dan inovatif. Di antara semua perusahaan yang berada di ujung tanduk, THQ berada di posisi yang paling mengkhawatirkan.

Setelah melewati tahun yang sulit dengan sebagian besar game yang tidak sukses di pasaran, THQ akhirnya harus berhadapan dengan konsekuensi terburuk. Selama 30 hari terakhir, harga saham perusahaan ini tidak mampu mencapai angka 1 USD per lembar di bursa NASDAQ. Sesuai dengan kebijakan pemerintah Amerika, THQ terancam ditendang dari bursa. Satu-satunya alternatif untuk menyelamatkan diri adalah dengan mencapai harga di atas nilai batas selama 10 hari berturut-turut. Mampukah THQ melakukannya? Hanya waktu yang dapat menentukan apakah perusahaan yang sudah lama malang-melintang di industri game ini akan mampu bertahan hidup atau tidak.

warhammer
We shall fight to the death!

Ada perasaan pesimis yang begitu kuat di dalam diri THQ sendiri. Kekacauan yang terjadi selama dua tahun terakhir ini seolah meninggalkan bekas luka yang sulit untuk sembuh. THQ bahkan dirumorkan sudah membatalkan semua game yang rencananya akan dirilis pada tahun 2014 mendatang. Sebagai seorang gamer, sebagian besar dari kita tentu berharap THQ mampu bertahan dari krisis kali ini. Nilai sentimentil yang ditinggalkan publisher yang satu ini memang membuatnya terlalu berharga untuk ikut terjun bersama dengan developer dan publisher yang sudah gugur terlebih dahulu.

Source: Eurogamer

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…