Jaringan Teroris Gunakan Call of Duty untuk Berlatih?

Reading time:
March 22, 2012
mw 2 airport

Hampir semua game yang beredar di industri game saat ini memang mengejar kemampuan untuk menghadirkan berbagai elemen dalam kualitas yang serealistis mungkin. Semakin ia mampu menampilkan mekanisme  yang serupa dengan dunia nyata, maka ia dipandang semakin baik. Bagi banyak gamer, realisme yang direpresentasikan oleh sebuah video game memang harus diakui merupakan salah satu indikator yang cukup menentukan ketertarikan. Namun bagi sekelompok manusia yang lain? Keistimewaan ini justru menjadi sarana yang paling utama untuk melakukan tindak kejahatan terorganisir.

Terorisme memang masih menjadi ketakutan tersendiri bagi masyarakat di belahan dunia manapun. Perang dikobarkan untuk melawan tindakan ekstrim yang tidak sungkan untuk mengorbankan banyak nyawa tidak bersalah untuk alasan idelogis tertentu. Namun, siapa yang menyangka jika terorisme ternyata juga berkaitan erat dengan video game? Menurut informasi dari salah satu tabloid “gosip” Inggris  – The Sun, jaringan teroris kini telah beralih ke game shooter seperti Call of Duty dan Halo untuk merencanakan serangan teror mereka selanjutnya. Sembari berlatih dengan menggunakan skenario tertentu, private chat yang disediakan oleh setiap game ini juga diklaim menjadi tempat yang paling aman untuk mendiskusikan rencana-rencana teror mereka selanjutnya. Wow!

ctr
Para teroris ini seharusnya memainkan game seperti CTR atau Super Mario Party untuk menikmati indahnya dunia..

Walaupun terdengar mengerikan, namun “fakta” yang lahir tanpa bukti nyata ini memang menjadi skenario yang dapat terjadi di dunia nyata. Mengorganisasikan serangan lewat sebuah video game? Call of Duty dan Halo mungkin menjadi pilihan game yang buruk, namun dengan game FPS ala Arma atau Flashpoint yang jauh lebih realistis dan taktis, para teroris memang bisa belajar banyak hal tentang strategi militer tanpa harus bertempur di dunia nyata. Saran saya? Mungkin para teroris ini juga harus menyempatkan diri untuk memainkan game ala Super Mario Party atau Crash Team Racing untuk mempelajari betapa indah dan menyenangkannya dunia.

Source: The Sun

Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…
August 27, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yasuhiro Kitao (Elden Ring)!

Impresi pertama yang begitu kuat dan mengagumkan, tidak ada lagi…
August 27, 2021 - 0

Impresi Elden Ring: Souls dengan Rasa Berpetualang!

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama From Software saat…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…