Bukti-Bukti Bahwa Video Game Berikan Manfaat Positif!

Reading time:
May 29, 2012
gamer

Para gamer tentu seringkali merasa terganggu akan berbagai prasangka yang menyatakan bahwa video game hanya akan menghasilkan efek-efek negatif. Berapa banyak dari kita yang seringkali dicela dan disudutkan karena hal ini? Video game seolah menjadi simbol dan sumber beragam masalah sosial, dari hilangnya produktivitas kerja, obesitas, agresivitas, hingga kriminalitas. Sementara bagi kita yang mengalami sendiri? Video game harus diakui menghadirkan banyak manfaat positif yang seringkali tidak dipahami oleh orang awam. Oleh karena itu, bukti-bukti harus dihadirkan untuk memberikan pemahaman yang lebih berimbang. Hal inilah yang dilakukan oleh Frugaldad.

Infogram terbaru yang dirilis oleh Frugaldad meramu semua efek positif yang mampu dihasilkan oleh video game dan penerapannya secara praktis di lapangan. Dari semua aspek kehidupan yang berputar di sekitar kehidupan manusia, video game tidak hanya menjadi sebuah media hiburan digital, tetapi juga sebuah teknologi dengan beragam tujuan. Bukti-bukti faktual menunjukkan bahwa video game nyatanya memang memberikan lebih banyak efek positif bagi para gamer. Apa saja buktinya?

video games
Agree?
  • Ada banyak video game yang didesain sebagai media terapi, sebagai solusi penyembuhan untuk orang-orang dengan kebutuhan khusus. Contohnya? Game berjudul SnowWorld dihadirkan untuk membantu para penderita luka bakar untuk melupakan rasa sakit mereka, SpiderWorld untuk mengatasi arachnophobia, dan Chez Fortune untuk melawan adiksi pada judi.
  • Konsep bahwa gamer adalah anti-sosial terbukti salah. 65 persen gamer bermain dengan kehadiran temannya secara fisik di sekitar mereka. World of Warcraft sendiri bahkan memiliki 12 juta pemain di seluruh dunia yang memungkinkan Anda untuk berinteraksi.
  • Gaming menghancurkan pernikahan? Penelitian membuktikan bahwa 76% dari  pasangan sudah menikah yang bermain MMORPG bersama akan terlibat dalam pernikahan yang lebih positif.
  • Video game dapat membuat anak-anak berusia 4 dan 5 tahun untuk belajar pengenalan huruf dan pemahaman cerita lebih baik.
  • Lebih dari 100 perusahaan terbesar dan terkaya di dunia menggunakan video game sebagai bagian dari pelatihan karyawan mereka.
  • Dengan bantuan game seperti Galaxy Zoo, para astronot berhasil menemukan lebih dari 50 juta galaksi baru di semesta selama 1 tahun pertama.
  • Para peneliti belajar banyak tentang genetika lewat game seperti Eterna dan Foldit.
  • Pemain Call of Duty dan Halo memiliki kemampuan memperhatikan detail dan mempelajari runtutan kejadian 30-50% lebih baik dibandingkan mereka yang tidak memainkan game ini.
  • Anak-anak yang memainkan Tetris selama 30 menit setiap hari selama tiga bulan akan memiliki koordinasi dan kemampuan mengolah informasi visual dengan lebih sempurna.
  • Game-game action beritme cepat dapat membantu meningkatkan kemampuan mata dan menyembuhkan “mata malas”
  • Para ahli bedah yang sering memainkan game dapat melakukan operasi bedah 27% lebih cepat dengan tingkat kelalaian 37% lebih rendah.
  • Efek-efek positif ini hanya bisa didapatkan jika gamer tidak memainkan game lebih dari 21 jam per minggu.

Di luar dari fakta-fakta di atas, sebagian besar gamer, termasuk Anda dan saya tentu merasakan beragam efek positif yang tidak berada di dalam list. Salah satu yang saya rasakan secara langsung? Peningkatan kemampuan berbahasa Inggris yang signifikan dan respon mata yang lebih sigap. Bagaimana dengan Anda sendiri? Efek positif apa yang pernah Anda dapatkan dari bermain game selain kesenangan?

 

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…