Developer Kingdoms of Amalur Diselamatkan!

Reading time:
June 4, 2012
Kingdom of Amalur Reckoning 70

Tidak ada berita yang lebih menyedihkan bagi seorang gamer selain melihat perusahaan-perusahaan yang berhasil menghasilkan game yang berkualitas, akhirnya harus tumbang karena alasan tertentu. Salah satunya adalah Big Huge Games yang baru mulai menikmati kesuksesan setelah berhasil meluncurkan Kingdoms of Amalur: Reckoning yang memang pantas untuk diacungi jempol. Kesulitan finansial dan utang yang menumpuk membuat developer ini harus gulung tikar. Sebuah mimpi buruk yang menjadi kenyataan.

Hal ini tentu sangat disayangkan mengingat Big Huge Games sendiri sedang mengembangkan beberapa seri game yang layak untuk diantisipasi. Sebut saja game MMORPG futuristik Copernicus serta Kingdoms of Amalur: Reckoning  2. Namun dewi fortuna tampaknya masih menyertai developer yang satu ini. Di balik ketakutan dan kekhawatiran akan lenyap begitu saja dari persaingan di industri game, sebuah harapan tiba-tiba muncul. Epic Games yang selama ini terkenal lewat franchise Gears of Wars mereka, memutuskan untuk mengakuisisi semua sumber daya manusia yang sempat tergabung di dalam Big Huge Games. Bersama dengan talenta-talenta ini, Epic berencana untuk mengembangkan sebuah studio baru – Epic Baltimore.

epic games
Welcome back ex-Big Huge Games!

Epic sendiri secara terbuka menyatakan bahwa mereka akan menjadikan Epic Baltimore ini sebagai studio yang akan menangani franchise-franchise baru Epic. Sayangnya belum ada kejelasan apakah mereka akan mengizinkan para ex-Big Huge Games ini untuk tetap melanjutkan Copernicus dan Kingdoms of Amalur: Reckoning 2. Dengan bergabungnya “ide segar” ke dalamnya, semoga saja Epic Games akan mengembangkan lebih banyak franchise-franchise menarik di masa depan, tidak hanya bergantung pada Gears of Wars dan Infinity Blade.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

July 3, 2024 - 0

Review Wuthering Waves: Penuh Pasang dan Surut!

Apa yang ditawarkan oleh Wuthering Waves? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
June 28, 2024 - 0

Impresi Zenless Zone Zero (Build Terbaru): Lebih Cepat, Lebih Ketat!

Kami berkesempatan menjajal build terbaru Zenless Zone Zero. Apakah kami…
June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…

PlayStation

July 17, 2024 - 0

Review Kunitsu-Gami: Antara Suka Atau Benci!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kunitsu-Gami ini? Apa yang membuat…
June 20, 2024 - 0

Wawancara dengan Zhenyu Li (Zenless Zone Zero)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan produser Zenless Zone Zero - Zhenyu…
April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…