DLC Mass Effect 3 – Extended Cut Hadirkan Ending Baru!

Reading time:
June 27, 2012
me 3 extended cut

Gelombang protes yang menyelimuti ending sebuah game memang bukan sebuah fenomena yang umum terjadi di industri game. Kecintaan, fanatisme, dan perasaan terikat pada sebuah franchise yang sudah menemani hidup gamer dalam waktu yang lama tentu menimbulkan tanggung jawab yang besar bagi developer untuk keinginan untuk mendapatkan cerita penutup yang terbaik. Kesalahan inilah yang harus diakui dilakukan oleh Bioware di Mass Effect 3. “Kesederhanaan” dan ketidakjelasan cerita pada tiga ending utama yang ditawarkan di seri penutup ini memang memicu reaksi ketidakpuasan. Tidak hanya sekedar petisi, beberapa gamer bahkan membawa masalah ini ke meja hijau. Bioware tampaknya sadar akan hal ini dan berjanji akan memperbaiki ending yang mereka tawarkan. Setelah menunggu cukup lama, implementasi ini akhirnya tercurahkan pada DLC terbaru ME 3 – Extended Cut.

DLC yang didistribusikan secara gratis ini memang sangat diantisipasi. Bagaimana tidak? Ia berpotensi menjadi jawaban atas berbagai misteri yang menyelimuti semua pilihan ending yang dijajal oleh gamer di Mass Effect 3. Sebelum Anda membaca lebih jauh, peringatan, artikel ini akan membuat SPOILER! Anda yang sudah memainkan ME 3 dan menamatkannya tentu menyadari bahwa hampir setiap ending, baik Control, Synthetic, maupun Destroy  selalu berakhir dengan terdamparnya Normandy di sebuah planet yang misterius. DLC Extended Cut memberikan 4 menit scene tambahan untuk memberikan penjelasan tentang apa yang terjadi setelahnya. Control akan mengambil sudut pandang Shepard yang telah menjadi The Reaper, Synthetic menceritakan kebahagiaan EDI yang kini menjadi makhluk setengah organic, serta Destroy yang diisi dengan cerita kepahlawanan Shepard dari mulut Admiral Heckett. Scene tambahan ini tentu saja menjadi “obat” penawar kekecewaan yang cukup mumpuni. Tidak cukup? Extended Cut juga menawarkan sebuah ending baru – REFUSAL.

liara tsoni
Liara T’Soni menjadi narator untuk ending baru Mass Effect 3 – REFUSAL. Ending apa yang ditawarkan? Berhati-hatilah dengan SPOILER di paragraf selanjutnya!

Berbeda dengan Control, Destroy, dan Synthetic, Refusal memberikan sebuah arah ending baru yang memungkinkan Shepard untuk beragumen dengan Starchild – representasi dari penguasa The Reaper sendiri. Bertahan dengan idealismenya untuk tidak tunduk pada apapun keinginan The Reaper, Shepard memutuskan untuk membiarkan semesta hancur dan mengulang siklus kehidupannya yang baru. Tidak ada satupun makhluk hidup yang tersisa setelah Starchild memerintahkan Reaper untuk membumihanguskan semuanya. Berakhir begitu saja? Tentu saja tidak. Ending ini memperlihatkan bagaimana rekaman yang dibuat Liara T’Soni berhasil selamat dari serangan ini. Di dalamnya, Liara T’Soni menjelaskan tentang eksistensi The Reaper, ancaman yang ditimbulkannya, dan bagaimana membangun Crucible untuk membunuhnya. Inilah ending baru Refusal!

Beberapa gamer yang sudah menyelesaikan DLC ini juga telah merilis beberapa video ending ini untuk Anda nikmati, seperti yang kami tampilkan di bawah ini. Jika Anda termasuk gamer yang ingin merasakan ending baru ini sendiri, disarankan untuk tidak memainkan video di bawah ini. Bagaimana dengan Anda, terutama yang sudah menamatkan Mass Effect 3 sebelumnya? Apakah kehadiran extra scene dan ending baru ini cukup untuk membuat Anda puas?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

July 3, 2024 - 0

Review Wuthering Waves: Penuh Pasang dan Surut!

Apa yang ditawarkan oleh Wuthering Waves? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
June 28, 2024 - 0

Impresi Zenless Zone Zero (Build Terbaru): Lebih Cepat, Lebih Ketat!

Kami berkesempatan menjajal build terbaru Zenless Zone Zero. Apakah kami…
June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…

PlayStation

July 17, 2024 - 0

Review Kunitsu-Gami: Antara Suka Atau Benci!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kunitsu-Gami ini? Apa yang membuat…
June 20, 2024 - 0

Wawancara dengan Zhenyu Li (Zenless Zone Zero)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan produser Zenless Zone Zero - Zhenyu…
April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…