Korea Utara Gunakan Video Game untuk Teror?

Reading time:
June 6, 2012

Jika kita membicarakan salah satu negara paling “unik” di dunia, maka Korea Utara pantas menempati urutan teratas. Bagaimana tidak? Negara komunis dengan tindak pencucian otak terorganisir dan terbesar di dunia ini memang mengembangkan politik dalam dan luar negeri yang terhitung aneh dan “menyeramkan”. Korea Utara tumbuh menjadi sebuah negara paranoid yang selalu merasa terancam oleh kekuatan militer asing. Tidak cukup mengembangkan nuklir dan rudal-rudal jarak jauh, Korea Utara ternyata juga mengembangkan sebuah metode terror yang baru untuk melawan sang musuh besar – Korea Selatan. Percaya atau tidak, mereka membungkusnya dalam bentuk video game.

Senjata biologis? EMP? Radiasi nuklir? Terlepas dari keterbatasan sumber daya dan finansial yang mereka miliki, Korea Utara ternyata beradaptasi dengan teknologi yang berkembang di “dunia luar” dan mengadaptasikan metode terror yang tepat. Bekerja sama dengan seorang game developer dari Korea Selatan, Korea Utara berhasil menginjeksikan virus ke ribuan game online yang kemudian didistrubsikan ke Korea Selatan. Setiap komputer yang melakukan proses instalasi pada game online ini akan berubah menjadi sebuah komputer “Zombie”, yang bisa dikendalikan oleh pemerintah Korea Utara lewat jaringan internet. Lewat jaringan internet pulalah, komputer Zombie ini akan menjadi jembatan utama untuk melakukan peretasan pada layanan dan fasilitas publik di Korea Selatan. Kabar terakhir menyebutkan bahwa serangan ini ditujukan untuk mematikan bandara internasional KorSel – Incheon.

I don't always export online game. But when i do, i make sure it can destroy your national security system..

Apa yang mampu dilakukan oleh Korea Utara ini mungkin menjadi salah satu ancaman yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya oleh kita. Menggunakan video game online untuk melumpuhkan fasilitas publik yang mungkin merenggut korban jiwa? Tidak diragukan lagi, Korea Utara adalah sebuah negara psikotik yang kian menjadi ancaman nyata. Bagaimana jika suatu saat mereka mampu menghasilkan teknologi yang mampu menyebarkan senjata biologis atau nuklir lewat video game? We are pretty much doomed!

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…
April 22, 2021 - 0

Review NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Cerita Indah Penuh Derita!

Dengan popularitas yang ia raih, hampir sebagian besar gamer memang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…