Simak 20 Menit Gameplay Dead Space 3

Reading time:
June 18, 2012
dead space 3

Siapa yang tidak mengenal nama besar Dead Space saat ini? Walaupun hadir sebagai sebuah franchise baru, Visceral Games harus diakui menghadirkan sebuah kualitas game survival horror yang sudah lama tidak dapat dijumpai di industri game. Kegelapan dan kesunyian luar angkasa, dipadukan dengan beragam monster yang menyerang secara tiba-tiba dari segala arah menghasilkan lompatan adrenalin dan sensasi ketakutan tersendiri. Setelah kesuksesan kedua seri sebelumnya, Visceral sudah mempersiapkan seri ketiga yang rencananya akan dirilis tahun depan. Sebuah seri baru dengan sensasi yang berbeda.

Lupakan tentang luar angkasa, Dead Space 3 akan membawa petualangan Isaac Clarke ke sebuah planet baru yang tertimbun oleh tebalnya salju. Visceral tampaknya tidak hanya menghadirkan lingkungan yang berbeda untuk seri ini, tetapi juga beragam fitur dan musuh-musuh baru. Anda tidak hanya akan berhadapan dengan para Necromoph yang menyeramkan dengan beragam varian baru, tetapi juga pasukan bersenjata dari Unitologis. Benar sekali, Isaac akan berhadapan dengan manusia dengan senjata di Dead Space 3 ini. Selain itu, Visceral juga menyertakan fitur Co-op yang memungkinkan teman Anda untuk bergabung di dalam cerita. Tidak hanya sekedar membantu, mode Co-op juga akan membuka jalinan cerita, scene sinematik, dan konversasi in-game yang baru. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa melihat demo 20 menit gameplaynya lewat video di bawah ini.

dead space 31
Dead Space 3 dengan mode co-op? Sayangnya tidak dihadirkan dalam mode split-screen.

Menyertakan planet es dan mengelimir elemen luar angkasa membuat game ini seolah kehilangan “identitas” Dead Space, setidaknya itu menurut pandangan pribadi kami. Ia justru meninggalkan kesan penampilan yang menyerupai game third person shooter milik Capcom – Lost Planet. Namun trailer ini cukup memperlihatkan kualitas yang tetap merepresentasikan kualitas Dead Space yang selama ini dicintai oleh penggemarnya. Semoga saja, Visceral tidak mengubahnya menjadi sebuah game action yang terkesan “dipaksakan”.

Load Comments

PC Games

October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…

PlayStation

November 11, 2022 - 0

Review Sonic Frontiers: Gaya Baru, Lumayan Seru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sonic Frontiers ini? Mengapa kami…
November 10, 2022 - 0

Review Call of Duty – Modern Warfare II (Multiplayer): Seru yang Serupa!

Apa yang ditawarkan oleh mode multiplayer Call of Duty: Modern…
November 8, 2022 - 0

Wawancara dengan Eric Williams (God of War Ragnarok)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Game Director God of War Ragnarok…
November 3, 2022 - 0

Review God of War Ragnarok: Mitologi Penuh Aksi, Mitologi Penuh Hati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh God of War Ragnarok ini?…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…