Review Dungeon Village iOS: Bangun Kota RPG Impianmu!

Reading time:
July 4, 2012

Pikirkan Juga Nasib Para Petualang Anda!

Dungeon Village 20
Para petualang ini bukanlah sekedar tamu yang singgah. Mereka adalah aset dan investasi berharga untuk memastikan kota Anda tetap berjalan. Oleh karena, perlakukan mereka dengan baik!

Tidak hanya sekedar membangun kota dan menikmati keuntungan dari para petualang, peran seorang Mayor di dalam Dungeon Village ternyata lebih kompleks dibandingkan peran serupa di game RPG konvensional. Untuk memastikan Anda berhasil mencapai target dari setiap misi yang diberikan, Anda juga memiliki kewajiban untuk “mengasuh” setiap para petualang yang datang ke kota Anda, setidaknya cukup kuat untuk untuk menyelesaikan setiap tantangan yang ada. Semakin lemah hero-hero yang datang ke kota Anda, maka semakin kecil juga kemungkinan mereka dapat mengalahkan para monster yang ada serta menyelesaikan setiap quest yang diberikan. Pada akhirnya, kota Anda akan sulit berkembang, uang menjadi sulit mengalir, dan Anda harus menggelontorkan sejumlah dana untuk membuatnya terus hidup. Mencapai angka minus? Maka kota yang Anda bangun bisa dikatakan “hancur”.

Ada beberapa cara yang dapat ditempuh untuk memberikan “bantuan” kepada para petualang ini. Anda dapat memberikan mereka equipment-equipment terbaik secara cuma-cuma, menyediakan item yang mampu menambahkan status mereka secara permanen, menyelenggarakan event yang akan memberikan kontribusi positif pada kekuatan setiap hero, serta menghadiahkan medal bagi karakter yang memberikan peran paling signifikan dalam membantu Anda. Keempat cara ini akan menjadi investasi terbaik untuk memastikan kota Anda populer, tetapi sekaligus terus tumbuh dan aman.

Dungeon Village 13
Anda bisa memberikan equipment secara cuma-cuma untuk memperkuat pahlawan-pahlawan kota ini
Dungeon Village 15
Tidak hanya equipment, Anda juga bisa menyelenggarakan Events yang akan memberikan efek status permanen pada semua karakter.

Salah satu keunggulan dari Dungeon Village iOS adalah AI yang dihadirkan untuk para hero ini. Anda tidak perlu repot-repot untuk mengurus setiap petualang ini satu per satu. AI yang cukup cerdas akan mengatur kehidupan mereka dalam rutinitas yang berpola. Mereka akan secara otomatis berburu monster, farming, mencari level, dan kembali ke penginapan begitu HP mereka berada dalam level yang kritis. Satu-satunya kesibukan yang harus Anda penuhi hanyalah ketika Anda ingin memberikan mereka equipment atau item yang baru. Tidak sulit untuk mengelola kota dan para karakter ini dengan hanya sentuhan jari.

Para karakter yang masuk ke dalam kota Anda juga akan tumbuh secara dinamis. Mereka akan mendapatkan level yang akan berkontribusi para kekuatan daya serang mereka. Yang lebih menarik? Setiap hero ini akan datang dengan job RPG yang berbeda. Anda akan menemukan Knight, Wizard, Mercenary, Carpenter, KungFu Master, Chef, hingga Kairobot (semacam Cyborg). Ketika mencapai level yang cukup (10), Anda dapat mengganti job setiap karakter yang ada dengan job yang menurut Anda lebih baik. Namun sayangnya, beberapa job melee/fisik seperti Knight, Warrior, atau Merceneary diposisikan sebagai job yang terlalu imbalance, sehingga secara tidak sadar, seolah mengajak gamer untuk membentuk karakter mereka ke arah ini. Namun harus diakui, kehadiran sistem seperti ini tentu saja akan membuat kesan RPG yang lebih kental.

Dungeon Village 23
Sistem Job juga dihadirkan di Dungeon Village ini! Dengan karakteristik yang berbeda-beda, pastikan Anda memilih job yang tepat untuk setiap karakter Anda. Salah memillih, maka karakter akan sulit untuk farming dan mencari level.
Dungeon Village 17
Crafting! Crafting! Crafting!

Anda tampaknya akan menjadi mayor super sibuk yang tidak akan pernah Anda temukan di kota RPG yang lain. Jika mengurusi kota dan puluhan para petualang yang melindunginya dirasakan belum cukup, Anda diberikan fitur lain – Develop. Seperti sistem crafting di game-game RPG konvensional, Develop memungkinkan Anda untuk menciptakan item dan equipment yang selama ini tidak dapat diperoleh dari toko belaka. Dengan menggabungkan item-item ala Alchemy, Anda dapat membuka opsi-opsi ini, membuatnya, dan menggunakannya. Alasan lain untuk terus meminta para petualang Anda untuk terus melakukan farming.

Dungeon Village iOS harus diakui berhasil menghadirkan kesan RPG yang kental dengan semua unsur ini, walaupun tidak memberikan kesempatan bagi Anda untuk terlibat secara langsung di setiap aksi karakter-karakter ini. Sistem equipment, item, quest, craft, job, hingga status tentu akan memuaskan rindu para gamer pecinta RPG akan elemen-elemen RPG lawas. Sementara di sisi lain, ini juga menjadi kekuatan yang membuat Dungeon Village semakin adiktif.

Kesimpulan

Dungeon Village 12
Oh….stop it you.. #shy

Menciptakan sebuah dunia yang memungkinkan Anda untuk menikmati sebuah game simulation dan RPG di dalam sebuah judul memang harus diakui merupakan kolaborasi yang tepat untuk membuat gamer-gamer mobile melewati waktu. Dungeon Village iOS membuktikan hal tersebut dengan satu “pukulan telak”. Walaupun hadir dalam visualisasi yang sederhana, kesempatan untuk menciptakan sebuah kota RPG idaman dan berperan sebagai mayor di dalamnya tentu menjadi daya tarik unik yang sangat sulit ditolak. Apalagi Dungeon Village menghadirkan segudang elemen-elemeng gameplay yang akan membuat mata Anda sulit untuk terlepas dari layar. Kami sendiri sudah menjadi “korban” dari adiksi ini. Dungeon Vilage juga bukan tipikal game mobile yang akan membuat Anda terus bermain tanpa alasan yang jelas. Ada misi yang dapat diselesaikan, ada target yang harus dicapai, dan game ini sendiri dapat diselesaikan.

Jika Anda merupakan gamer pecinta RPG dan membutuhkan sebuah game mobile berkualitas yang bisa dinikmati untuk menghabiskan waktu, maka Dungeon Village merupakan sebuah pilihan yang tepat. Anda bisa mendapatkan game ini lewat Apple Application Store dengan harga USD 3.99. Selain tersedia untuk iOS, Dungeon Village juga hadir untuk Android.

Game ini dimainkan dengan iPod Touch 4 

Pages: 1 2
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…