Battlefield 3: Aftermath Dapatkan Trailer Perdana!

Reading time:
October 19, 2012
battlefield 3 aftermath

Komitmen EA dan DICE untuk terus “menghidupkan” Battlefield 3, hampir setahun sejak perilisannya, memang tidak perlu diragukan lagi. Sebagai proyek ambisius yang mengundang banyak decak kagum karena kekuatan engine Frostbite 2.0-nya yang menawan, Battlefield 3 tetap tidak kehilangan pesona multiplayernya bahkan hingga saat ini.  Semuanya berkat serangkaian DLC nya yang menawan. Setelah memicu perasaan nostalgia lewat Back to Karkand, pertarungan jarak dekat lewat Close Quarters, dan perang epik di Armored Kill, DICE dan EA bersiap untuk menghadirkan DLC selanjutnya – Aftermath. Seperti apa? Sebuah trailer perdana dirilis untuk membantu Anda mendapatkan sedikit gambaran.

Setelah tampil masif lewat Armored Kill, DICE tampaknya hendak mengembalikan Battlefield 3 ke akarnya yang lebih membumi lewat Aftermath. Ada empat map baru yang disiapkan untuk expansion terbaru ini, dengan fokus untuk menciptakan atmosfer setelah bencana alam di Iran. Beragam kendaraan dan senjata baru dipersiapkan untuknya, termasuk crossbow yang mematikan. DICE juga bersiap menyuntikkan sebuah mode baru – Scavenger yang akan menuntut gamer untuk berlomba  mencari senjata-senjata lebih kuat yang tersebar di seluruh map. Semakin kuat senjata yang Anda dapatkan, semakin besar pula probabilitas untuk bertahan hidup dan memenangkan pertandingan. Aftermath sendiri akan tersedia pada 27 November (PS 3 – BF Premium) dan 4 November (XBOX 360 – PC BF Premium).

battlefield 3 aftermath1
Aftermath memang meninggalkan kesan yang kurang wah setelah Armored Kill yang tampil begitu epik. Apakah tambahan crossbow akan dapat membuat gamer BF 3 untuk melirik DLC yang satu ini?

Setelah melihat perang epik di Armored Kill, ada sedikit perasaan “kosong” ketika memerhatikan Aftermath yang seolah tampil kurang wah untuk sebuah DLC Battlefield 3. Apakah sebuah crossbow cukup untuk membuat gamer melirik DLC yang satu ini? Well, you gotta admit that Crossbow is the latest trend in this industry right now!

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…