Bermain Game Sebelum Tidur Hasilkan Efek Buruk?

Reading time:
October 23, 2012
game addiction

Bagi seorang gamer, tidak ada kegiatan yang lebih menyenangkan selain memainkan game-game berkualitas tinggi. Tidak lagi sekedar sebuah hobi, video game tumbuh menjadi semacam rutinitas, ritual yang tidak mungkin terlewatkan. Namun seperti kata-kata bijak yang sudah seringkali kita dengar, apapun yang berlebihan selalu menghasilkan efek yang buruk, bahkan termasuk bermain game sekalipun. Beberapa penelitian mengkhawatirkan adikisi, kegemukan, dan isolasi dari lingkungan sosial sebagai akibat negatif darinya. Namun sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh Flinders University menunjukkan efek buruk lainnya dari bermain game, terutama ketika Anda melakukannya sebelum tidur malam. Ia dapat membuat tidur Anda terganggu!

Dari penelitian yang dilakukan dengan 17 subjek penelitian di Lab Tidur Flinders University, psikologis yang menangani masalah tidur – Dr. Michael Gradisar dan mahasiswa master-nya – Daniel King menemukan bahwa video game ternyata berefek buruk pada remaja, terutama terkait waktu tidur mereka. Diminta untuk memainkan game-game action cepat penuh kekerasan selama 50-150 menit sebelum tidur, dan dari analisa data yang ada, penelitian ini memperlihatkan waktu tidur gamer yang menjadi kacau. Mereka akan butuh 39 menit lebih lama untuk dapat tertidur lelap dan kehilangan ekstra 27 menit dari waktu total tidur. Ketika berada di luar lab, subjek-subjek ini masih mengalami gangguan tidur yang diindikasikan lewat frekuensi terbangun yang lebih sering.

konata sleepy
Sleep? Who need sleep? SLEEP IS FOR THE WEAK!!

Bagaimana dengan Anda yang gamer? Apakah bermain game sebelum tidur membuat Anda lebih sulit tidur atau tidak segar setelah bangun? Namun, ada yang satu hal yang mungkin dilupakan oleh penelitan yang satu ini. Ketika gamer mulai terlibat dengan segudang game-game yang adiktif, tidur bahkan tidak lagi menjadi faktor yang terkadang diperhatikan. Siapa yang butuh tidur ketika Anda mampu menghabiskan menit untuk mencari level, berburu loot, atau sekedar bermain bersama dengan teman seperjuangan? Sleep is for the weak!!

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…