Fans Adalah Alasan Sensualitas Dead or Alive 5!

Reading time:
October 1, 2012

dead or alive 5 teaser poster

Apa yang paling penting dari sebuah game fighting? Hadir dalam dunia dua ataupun tiga dimesi, sebagian besar dari kita mungkin akan langsung merujuk pada balancing yang tepat. Ini memang harus diakui menjadi aspek terpenting, namun tidak lantas menjadi satu-satunya faktor yang menentukan kualitas sebuah game fighting. Visualisasi yang menarik dan memanjakan mata juga seringkali berpengaruh. Bagi gamer pria, desain karakter wanita yang cantik dan sensual seolah menjadi pemenuh kebutuhan tersebut. Sesuatu yang memang berusaha dicapai oleh franchise game fighting dari Team Ninja – Dead or Alive.

Komitmen Team Ninja untuk menghadirkan visualisasi karakter wanita terbaik yang bisa mereka hadirkan di Dead or Alive memang tidak perlu diragukan lagi. Untuk seri kelimanya yang baru saja dirilis, mereka bahkan menjadikannya sebagai salah satu fitur utama. Hal ini ditunjukkan dari penggunaan engine baru untuk membentuk gerakan dada yang lebih realistis, tergantung pada kostum yang dikenakan. Apakah fan service ini menyenangkan hati semua gamer? Sayangnya tidak. Banyak gamer di luar Jepang yang justru ingin Team Ninja menurunkan “kadar” sensualitas dari DOA 5 itu sendiri. Sesuatu yang tidak dipenuhi oleh sang direktur Team Ninja – Yohei Shimbori.

kasumi doa 5 bikini1
Desain karakter Dead or Alive 5 diciptakan lebih sensual dibandingkan seri-seri sebelumnya. Team Ninja menyatakan bahwa sebagian besar fans yang menjajal versi alphanya menginginkan ukuran dada yang lebih besar untuk setiap karakter wanita yang ada. YOU DON’T SAY….

Dead or Alive 5 bahkan datang dengan sensualitas yang lebih intens dibandingkan dengan seri DOA sebelumnya. Apakah ini berarti Shimbori mengacuhkan pendapat gamer? Tentu saja tidak. Shimbori menyatakan bahwa feedback yang masuk ke tim pengembang Team Ninja justru meminta sesuatu yang berkebalikan. Dari alpha test yang disertakan bersama Ninja Gaiden 3, sebagian besar gamer justru meminta Team Ninja untuk menciptakan desain karakter wanita dengan dada yang lebih besar. Seusatu yang akhirnya terpenuhi di versi akhir Dead or Alive 5. Namun, Shimbori juga meyakinkan bahwa gameplay selalu menjadi aspek paling penting dari Dead or Alive dan visualisasi menjadi elemen pelapis untuk membuatnya lebih dapat dinikmati.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda termasuk gamer yang senang dengan desain karakter DOA plus dada yang lebih besar, atau justru menentangnya? For me, bigger is always better!

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

July 3, 2024 - 0

Review Wuthering Waves: Penuh Pasang dan Surut!

Apa yang ditawarkan oleh Wuthering Waves? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
June 28, 2024 - 0

Impresi Zenless Zone Zero (Build Terbaru): Lebih Cepat, Lebih Ketat!

Kami berkesempatan menjajal build terbaru Zenless Zone Zero. Apakah kami…
June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…

PlayStation

June 20, 2024 - 0

Wawancara dengan Zhenyu Li (Zenless Zone Zero)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan produser Zenless Zone Zero - Zhenyu…
April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…