Tujuh Anggota Navy SEAL Dihukum Terkait MOH: Warfighter!

Reading time:
November 9, 2012

Terlepas dari beragam kritik yang menyerang minimnya inovasi yang ditawarkan oleh MOH: Warfighter, termasuk dalam review kami sendiri, EA tetap harus diakui berhasil menciptakan atmosfer perang yang terhitung realistis. Ia membawa perang dan konflik yang memang sempat terjadi di dunia nyata, menyulapnya menjadi setting, dan menyuntikkan sedikit dramatisasi di dalamnya, namun tetap dalam batas-batas yang realistis. Untuk mewujudkan hal ini, EA dan Danger Close tentu butuh melakukan penelitian yang dalam tentang operasi-operasi militer yang memang dilakukan oleh para pasukan elite Amerika. Dimana mereka harus mendapatkan bimbingan? Tentu saja dari “mulut” Navy Seals sendiri.

Kerahasiaan adalah salah satu kode yang seharusnya melekat kuat pada pasukan Navy Seals Amerika. Fakta bahwa EA dan Danger Close mampu mengorek informasi, mereka ulang, dan memvisualisasikan operasi militer mereka ke dalam MOH: Warfighter tentu melanggar semua kode etik ini. Fokus perhatian pun merujuk kepada 7 anggota Navy Seals yang memang berperan sebagai konsultan militer untuk EA selama proses pengembangan game ini. Salah satu anggota Navy Seals ini bahkan diduga merupakan anggota tim yang sempat melakukan penyerbuan yang menewaskan tokoh teroris ternama – Osama Bin Laden. Tidak main-main, Pentagon langsung menjatuhkan sanksi kepada ketujuh anggota ini. Mereka tidak akan digaji selama 2 bulan dan tidak berhak mendapatkan promosi pangkat dalam waktu yang tidak ditentukan. Wow!

Atas tindakan yang mereka lakukan, ketujuh anggota Navy Seals ini dihukum tidak digaji selama 2 bulan dan tidak berhak mendapatkan kenaikan pangkat selama waktu yang tidak ditentukan.

EA sendiri belum memberikan komentar resmi apapun terkait kasus yang satu ini. Namun dengan seriusnya konsekuensi yang dapat timbul dari tindakan ketujuh pasukan khusus ini, tindakan Pentagon boleh terbilang, tidak berlebihan, apalagi terkait dengan potensi ancaman terhadap keamanan nasional mereka. Jika MOH: Warfighter saja bisa menghasilkan efek seperti ini, bagaimana dengan game-game simulasi ala ARMA III ya?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 20, 2021 - 0

Review Outriders: Loot-Shooter Memuaskan!

Tidak mudah dikembangkan, jarang memuaskan, dan akan ikut tewas bersama…
April 7, 2021 - 0

Preview Outriders: Ternyata Lumayan Seru!

Ada banyak kasus dimana versi demo yang dikeluarkan oleh developer…
April 6, 2021 - 0

Preview NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Masa Lalu yang Baru!

Datang karena desain karakter yang sensual dan bertahan karena daya…
April 5, 2021 - 0

Review It Takes Two: Butuh Dua untuk Mencinta!

Berapa banyak dari Anda yang sempat mendengar nama Josef Fares…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…