Harga Saham THQ Naik Pasca Humble Bundle

Reading time:
December 5, 2012

Para players yang rajin mengikuti informasi terkini Jagat Play tentu tidak asing lagi dengan paket Humble Bundle yang kini sedang digelontorkan oleh salah satu publisher besar industri game – THQ. Penawaran paling “gila” di tahun 2012 ini memang begitu menarik. Dengan hanya 1 USD atau setara Rp 10.000,-, Anda bisa mendapatkan 6 buah game original terbaik THQ: Darksiders, Metro 2033, Company of Heroes, dan Red Faction: Armageddon lewat jalur distribusi Steam. Dengan membayar lebih dari 5 USD, Anda mendapatkan satu game ekstra Saints Row dalam paket yang super menarik. Deal ini ternyata tidak hanya “menguntungkan” para gamer, tetapi juga sang penyelenggara – THQ.

Berhasil mengumpulkan dana lebih dari USD 3 Juta hanya dalam hitungan hari, kebijakan THQ dengan embel-embel “amal” ini memang sempat dicurigai sebagai langkah terakhir untuk bertahan setelah krisis finansial akut yang tak kunjung selesai. Dengan beberapa game andalan yang masih harus mereka rilis tahun depan, Humble Bundle dianggap sebagai sarana tercepat untuk mengumpulkan uang. Namun tidak hanya keuntungan ini saja yang berhasil didapatkan THQ, penjualan paket super murah ini ternyata juga berhasil mendongkrak harga saham THQ yang hampir jatuh di bawah standar. Sempat menyentuh level USD 1,07 per lembar di 28 November 2012, perjualan bundle ini membuat harga saham THQ melonjak hampir 40 persen ke angka USD 1,60. Saat ini, angka ini bertahan di kisaran USD 1,36 per lembar.

Kenaikan harga saham ini tentu saja menjadi pertanda baik bahwa pasar ternyata masih memiliki sentimen positif dan optimisme bahwa bisnis THQ masih akan mampu bertahan dari terpaan krisis. Popularitas dan angka penjualan Humble Bundle yang terhitung tinggi juga merepresentasikan harapan yang sama dari para gamer. Bagaimana dengan Anda sendiri? Sudahkah Anda membeli Humble Bundle ini? It’s only 1 Dollar, sir!

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…