Berharap Kado Natal Nintendo 3DS, Ternyata Mendapat Batu

Reading time:
January 2, 2013

Penipuan berupa kado palsu kelihatannya sedang marak di Amerika Serikat. Setelah sebelumnya kasus pengiriman iPad yang di dalamnya sudah diganti dengan segepok buku notes, juga seorang anak berusia 5 tahun yang membeli Nintendo 3DS bekas yang di dalamnya berisi foto-foto yang tidak senonoh, maka yang terbaru adalah penipuan yang menimpa seorang anak kecil yang juga berharap mendapat sebuah kado natal berupa Nintendo 3DS. Kali ini, si anak kecil tidak mendapat kado impiannya melainkan bongkahan batu.

3ds

Anak kecil yang tidak mendapat kado impiannya tersebut berasal dari Talladega, Alabama, Amerika Serikat. Saat membuka kadonya yang benar berisi kardus Nintendo 3DS XL tersebut, bukannya mendapat isi konsol yang diharapkan melainkan bongkahan-bongkahan batu yang dibungkus dengan kertas tisu.

Modus penipuan ini sepertinya sedang marak terjadi dimana saat sebuah barang mahal dibeli, saat akan dibungkus isinya dikeluarkan terlebih dahulu dan diganti dengan benda lain yang beratnya sama dengan produk sebenarnya, sebelum dikembalikan ke toko untuk refund. Saat karyawan toko sedang sibuk atau malas melakukan pengecekan, produk yang sudah diisi dengan isi palsu tersebut terjual kembali sehingga membuat kerugian kepada orang lain yang mendapatkan paket produk palsu tersebut.

Korban sebenarnya dari penipuan tersebut adalah ibu si anak yang membeli produk Nintendo 3DS untuk kado natal anaknya tersebut dari Walmart di Talladega. Wanita tersebut kemudian kembali ke Walmart dan menjelaskan duduk persoalannya sehingga akhinya mendapat ganti produk yang baru. Selanjutnya, wanita tersebut memberikan saran ke orang-orang untuk melakukan cek ulang produk yang mereka beli sebelum meninggalkan toko sehingga tidak merasa kecewa jika terjadi hal seperti yang dialaminya.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…