Edisi Spesial Dead Island: Riptide Dikritik Keras!

Reading time:
January 16, 2013

Open world, RPG, dan zombie adalah tiga formula yang cukup untuk menarik perhatian sebagian besar gamer. Menggabungkannya dalam satu game? Maka Anda akan bertemu dengan sebuah resep rahasia untuk sebuah kesuksesan yang sudah bisa dipastikan. Techland dan Deep Silver meramunya menjadi sebuah seri berjudul – Dead Island. Mendapatkan kritik yang cukup positif dari kalangan di industri game dan penjualan yang terhitung cukup sukses, bukan sesuatu yang mengherankan jika ia kemudian tumbuh menjadi franchise andalan Techland. Mereka bahkan mempersiapkan sebuah seri spin-off yang rencananya akan dirilis April mendatangRiptide. Namun sayang seribu sayang, ia bahkan sudah memicu kontroversi sebelum dirilis.

Sebuah pilihan yang buruk, ini mungkin frasa yang tepat untuk menyimpulkan apa yang terjadi pada Techland dan Deep Silver saat ini. Memperkenalkan edisi spesial Dead Island: Riptide yang diberi nama “Zombie Bait Edition” ke pasaran, alih-alih mendapatkan reaksi positif, gelombang kritik keras langsung menerpa pengumuman ini dengan cepat. Tidak hanya dari kalangan gamer, tetapi juga dari media. Apa pasal? Edisi spesial ini ternyata memuat sebuah patung berukuran 31 cm yang tidak pantas sebagai collectibles. Patung ini berbentuk tubuh wanita berbikini yang terpotong-potong penuh darah. Banyak media yang melihatnya sebagai sesuatu yang tidak pantas, “sakit jiwa”, dan tidak sedikit pula fans yang menyerukan hal yang sama. Deep Silver akhirnya meminta maaf dan berjanji untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama lagi.

Patung inilah yang dipermasalahkan dan mendapatkan kritik keras. Bagaimana menurut Anda sendiri?

Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah patung ini memang tidak pantas untuk dijadikan sebagai sebuah edisi spesial dan collectibles?

 

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…
April 22, 2021 - 0

Review NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Cerita Indah Penuh Derita!

Dengan popularitas yang ia raih, hampir sebagian besar gamer memang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…