Nintendo Akui Wii U Masih Merugi

Reading time:
January 30, 2013
wii u

Kerugian memang menjadi konsekuensi yang tidak terpisahkan ketika sebuah perusahaan meluncurkan sebuah produk baru di pasaran. Hal ini tampaknya juga tidak dapat terhindarkan dari sang raja untuk pasar Jepang – Nintendo. Konsol terbaru mereka – Wii U memang sudah diprediksikan akan rugi sejak sebelum peluncuran, namun berusaha diakali dengan sistem penjualan baru yang diklaim akan efektif. Nintendo sempat menyatakan bahwa mereka sudah akan mendapatkan keuntungan setiap kali berhasil menjual 1 Nintendo Wii U + 1 game untuk beragam region pasar yang ada. Namun kenyataannya? Laporan keuangan terbaru yang dirilis memperlihatkan hal yang sebaliknya.

Nintendo melaporkan kerugian lebih dari 5,8 milyar Yen untuk tahun fiskal ini, dan mengakui bahwa Nintendo Wii U memberikan kontribusi yang signifikan terhadap hal ini. Berhasil menjual kurang lebih 830.000 unit di Jepang, 1,32 juta unit di Amerika Serikat, dan 900.000 unit di belahan dunia lainnya. Walaupun sudah berhasil menjual kurang lebih 3,06 juta unit di seluruh dunia dengan kurang lebih 11 juta game, performa Wii U ternyata tidak sebaik yang mereka bayangkan. Oleh karena itu, mereka menurunkan target penjualan dari 5 juta unit menjadi hanya 4 juta unit untuk tahun fiskal yang akan berakhir Maret 2013 ini.

Walaupun Wii U tidak memperlihatkan kinerja yang memuaskan, Nintendo masih mendapatkan pasokan “tenaga” yang terhitung kuat dari sang handheld utama – 3DS. Nintendo berhasil membukukan penjualan lebih dari 12,7 juta unit 3DS dan memosisikannya sebagai salah satu sumber keuangan paling menguntungkan untuk tahun fiskal ini. Walaupun tidak terlihat menjanjikan, namun Wii U memang masih menyimpang segudang potensi untuk bersinar lebih terang di masa yang akan datang. All they need is more Mario, Metroid, Monster Hunter, Pokemon, and Zelda game…..always..

 

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…