Obama Setujui Penelitian Video Game dan Kekerasan

Reading time:
January 18, 2013
murica1

Kontroversi antara video game dan hubungannya dengan kekerasan yang terjadi memang selalu mengemuka setiap kali sebuah tragedi terjadi. Salah satu pemicu terkini adalah kejadian penembakan Sandy Hook yang tidak hanya menewaskan orang dewasa, tetapi juga puluhan anak-anak tidak berdosa. Amerika berada di ujung krisis, mencari kambing hitam yang patut dipersalahkan, tetapi juga sebuah solusi agar hal yang sama tidak berulang di masa depan. Beberapa mempermasalahkan kebebasan menggunakan senjata, namun tidak sedikit pula yang kembali mengaitkannya dengan video game. Perdebatan tanpa dasar terus terjadi. Obama pun memutuskan untuk bertindak.

Seperti yang pernah disarankan sebelumnya, presiden Amerika Serikat – Barack Obama akhirnya mengambil tindakan untuk memastikan hal yang sama tidak terjadi di masa depan. Beragam rencana disusun untuk memberikan kontribusi yang lebih positif, Obama mencanangkan 23 rencana dengan anggaran sekitar USD 500 juta untuk mempelajari kasus ini lebih lanjut. Salah satu dari rencana ini, dengan budget sekitar USD 10 juta, ditujukan untuk meneliti video game dan hubungannya dengan kekerasan. Proses penelitian ini akan diserahkan kepada Centers for Disease Control (CDC) untuk meneliti apakah kekerasan virtual memang berpengaruh terhadap tingkat kekerasan di dunia nyata. Apakah ini berarti Obama ikut menyalahkan video game? Tentu saja tidak. Penelitian ini hanyalah satu dari beragam tindakan Obama yang lain, termasuk mengatur kepemilikan senjata berat dan kemudahan akses ke badan kesehatan jiwa.

barrack obama
Obama menyetujui penelitian untuk mempelajari hubungan antara kekerasan virtual dan pengaruhnya dengan kekerasan di dunia nyata. Ia menunjuk CDC sebagai pihak yang bertanggung jawab untuknya.

Walaupun berbagai penelitian sudah mengindikasikan manfaat positif dari bermain video game, namun apa yang dilakukan oleh Obama ini akan menjadi jawaban terbaik yang diharapkan mampu memimalisir setiap kontroversi yang ada. Semoga saja penelitian ini dapat menghasilkan kontribusi positif dan membuka pandangan awam tentang manfaat dari video gaming yang sebenarnya. Semoga saja.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…