Lebih Murah, Penjualan PS Vita Naik Drastis

Reading time:
March 8, 2013
PS Vita final1

Diakui maupun tidak, Sony memang sedang menghadapi masalah yang pelik dengan handheld terbaru andalannya – Playstation Vita. Hampir setahun sejak diperkenalkan di pasaran, ia masih tidak mampu memperlihatkan performa penjualan yang memuaskan. Performa fisik yang lebih kuat dibandingkan handheld kompetitor yang lain tidak lantas membuatnya lebih populer. Ada beberapa analisa yang berusaha menyoroti apa yang sebenarnya terjadi dengan PS Vita. Beberapa menyalahkan kurangnya game eksklusif yang berkualitas, beberapa menyalahkan minimnya fitur cross play dengan PS 3 yang sempat  digembar-gemborkan. Namun pada akhirnya? Semuanya kembali pada satu akar klise yang sama – harga.

Sebuah penjualan yang sudah dinanti-nanti oleh Sony, ini tampaknya menjadi pernyataan yang paling tepat untuk menggambarkan apa yang tengah dialami oleh PS Vita saat ini. Secara menakjubkan, ia berhasil membukukan penjualan hingga lebih dari 62 ribu unit minggu lalu di Jepang, naik enam kali lipat dari minggu sebelumnya yang hanya mampu menyentuh angka 11.500 unit. Selain kehadiran Phantasy Star Online 2 yang terjual dalam jumlah yang masif, keputusan Sony untuk menurunkan harga PS Vita dipercaya menjadi alasan dibalik lonjakan signifikan ini. Sayangnya, terlepas dari bukti jelas yang terlihat ini, Sony masih belum mengemukakan rencana penurunan harga yang sama untuk PS Vita di luar region Jepang.

Terlepas dari beragam alasan yang ada, penurunan harga memang selalu menjadi formula efektif untuk menarik penjualan yang lebih masif. Nintendo 3DS pernah melalui fase yang sama dengan PS Vita dan menjadi bukti nyata bagaimana gamer seringkali sulit untuk menolak pesona sebuah platform yang lebih murah, apalagi dengan dukungan game eksklusif yang pantas untuk diacungi jempol. Namu n Sony tampaknya “terlambat” untuk belajar dan  menghabiskan waktu 1 tahun penuh ketakutan dan kekhawatiran bahwa PS Vita akan berakhir menjadi blunder sebelum memutuskan melakukannya. Now Sony, make it lower!

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…