Nvidia: Playstation 4 Hanya Sebuah PC Low-End!

Reading time:
March 20, 2013

ps 4 concept

Konsol generasi terbaru Sony – Playstation 4 memang berhasil menarik perhatian banyak pihak di industri game, dari konsumen seperti sebagian besar dari kita hingga para developer yang berkepentingan untuk mengembangkan game untuknya. Demonstrasi memberikan sedikit gambaran akan kualitas visualisasi seperti apa yang  akan diusung oleh perangkat yang diperkuat dengan APU dari AMD “Jaguar” ini. Beberapa developer tidak ragu untuk menyuarakan ketertarikan mereka akan potensi Playstation 4, apalagi dengan jumlah RAM yang ia usung. Namun tidak dapat dipungkiri, tidak sedikit juga pihak yang justru pesimis dengnan konsol yang satu ini. Setelah Crytek yang secara terbuka lebih mendukung PC sebagai platform masa depan, kini giliran Nvidia yang melakukan hal yang sama.

Nvidia memang tidak terlibat aktif di pasar next-gen, mengingat AMD akan diandalkan untuk menjalankan proses komputasi baik untuk Playstation 4 dan XBOX generasi selanjutnya. Masalah harga yang tidak sebanding menjadi alasan di balik keputusan ini. Dalam wawancara teranyarnya dengan situs teknologi – TechRadar, Nvidia kini juga mengomentari kemampuan mentah Playstation 4 yang sempat disanjung oleh beberapa developer. Serupa dengan Crytek, Tony Tamasi dari Nvidia secara terbuka menyatakan bahwa Playstation 4 tampil tak ubahnya sebuah low-end PC, tidak lebih. Sebuah mesin gaming yang memuat sebuah CPU low-end dengan GPU mid-range, yang bahkan lebih lemah dibandingkan PC saat in. Tamasi menegaskan, jika memang Playstation 4 diluncurkan Desember ini, performanya hanyalah setengah dari GPU GTX680 yang sudah dirilis sebagai teknologi satu setengah tahun yang lalu. Dengan performa seperti ini, masa “keemasan” konsol next-gen diprediksikan Nvidia akan cepat berakhir di tangan PC.

tony tamasi
Tony Tamasi menyatakan bahwa Playstation 4 sebenarnya tidak berbeda dengan sebuah Low-End PC. Dengan CPU low-end dan GPU mid-end Playstation 4 hanya mampu menghasilkan setengah performa dari teknologi PC satu setengah tahun yang lalu.

Sebagai sebuah platform yang dinamis, PC memang menawarkan kemampuan mentah di atas kertas yang jauh lebih kuat daripada konsol next-gen. Namun Nvidia sepertinya lupa, bahwa popularitas sebuah platform tidaklah ditentukan hanya dari kemampuannya untuk menawarkan visualisasi yang lebih realistis, tetapi juga game-game eksklusif yang ia tawarkan. PC mungkin akan tampil luar biasa, namun mampukah ia bersaing ketat dengan konsol perihal game-game eksklusif yang ada? Ini tentu saja menjadi bahan pertimbangan yang tidak bisa diminimalisir begitu saja.

Bagaimana menurut Anda sendiri?

 

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

July 3, 2024 - 0

Review Wuthering Waves: Penuh Pasang dan Surut!

Apa yang ditawarkan oleh Wuthering Waves? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
June 28, 2024 - 0

Impresi Zenless Zone Zero (Build Terbaru): Lebih Cepat, Lebih Ketat!

Kami berkesempatan menjajal build terbaru Zenless Zone Zero. Apakah kami…
June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…

PlayStation

June 20, 2024 - 0

Wawancara dengan Zhenyu Li (Zenless Zone Zero)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan produser Zenless Zone Zero - Zhenyu…
April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…