Kojima Pastikan Absennya David Hayter dari MGS V

Reading time:
April 1, 2013
Metal Gear Solid V The Phantom Pain 19

Terlepas dari antisipasi yang tinggi terhadap eksistensi Metal Gear Solid V dan pengumuman Fox Engine dari mulut Hideo Kojima sendiri di ajang GDC beberapa minggu yang lalu, banyak gamer penggemar franchise ini yang harus gigit jari. Penyebabnya? Tentu saja bukan karena kualitas cut-scene sinematik dan visualisasi, baik The Phantom Pain maupun Ground Zeroes yang diperlihatkan. Semua mata gamer yang familiar dengan karya Kojima tertuju pada satu sosok – David Hayter. Aktor yang sudah malang-melintang dan merepresentasikan sosok Snake di dunia nyata ini memang menjadi legenda tersendiri. Berita buruknya, ia tidak terlihat sama sekali di trailer MGS V kemarin. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi?

Terlepas dari beberapa rumor yang meyakini bahwa ini hanyalah startegi “marketing”dari Kojima, Hayter sendiri secara terbuka menegaskan bahwa ia sama sekali tidak diundang untuk memperkuat Metal Gear Solid V ini. Konfirmasi ini sendiri juga tidak hanya datang dari Hayter, tetapi juga Kojima sendiri. Angkat bicara mengenai masalah yang membuat banyak gamer penggemar MGS kecewa ini, Kojima akhirnya mengkonfirmasikan bahwa David Hayter akan absen dari seri kelima ini. Kojima beralasan bahwa ia berusaha menciptakan ulang MGS melalui seri kali ini, dengan tidak hanya mengubah sisi gameplay tetapi juga aktor yang berdiri di belakangnya. Ditanya tentang siapa aktor yang menggantikan Hayter, Kojima sendiri belum dapat memastikannya. Hal ini tentu saja memicu kemarahan gamer. Sebuah petisi online sudah dibuka untuk memaksa Kojima membawa kembali Hayter ke MGS V.

david hayter
Konfirmasi ini tidak hanya datang dari Hayter, tetapi juga dari mulut Kojima sendiri. Atas dasar pertimbangan kreatif, Hayter absen dari MGS V.

Snake tanpa Hayter? Seriously, Kojima? We gonna miss that heavy charismatic voice.. 

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

July 3, 2024 - 0

Review Wuthering Waves: Penuh Pasang dan Surut!

Apa yang ditawarkan oleh Wuthering Waves? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
June 28, 2024 - 0

Impresi Zenless Zone Zero (Build Terbaru): Lebih Cepat, Lebih Ketat!

Kami berkesempatan menjajal build terbaru Zenless Zone Zero. Apakah kami…
June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…

PlayStation

June 20, 2024 - 0

Wawancara dengan Zhenyu Li (Zenless Zone Zero)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan produser Zenless Zone Zero - Zhenyu…
April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…