Review Warframe: Third Person Shooter Gratis yang Menarik!

Reading time:
April 25, 2013
Warframe 1

Bersama dengan tumbuhnya internet sebagai kebutuhan utama para penikmat teknologi informasi saat ini, industri game juga mengalami pergeseran tren tersendiri. Tidak lagi terjebak pada mode single player atau memaksa Anda untuk mencari teman nyata untuk memainkan mode multiplayer yang ada, fitur online kini menjadi salah satu fungsi yang terintegrasi penuh di sebagian besar game yang dirilis belakangan ini. Tidak hanya itu saja, beberapa bahkan menjadikannya sebagai nilai jual utama, seperti yang terjadi pada genre-genre seperti MMO dan MOBA, yang memang lebih menjadikan PC sebagai platform yang utama. Sementara genre-genre yang lain? Menjadi harta karun yang langka. Untungnya, bagi para gamer PC yang mengidam-ngidamkan konsep third person shooter yang serupa, ada sebuah game yang mampu menjadi oase – Warframe.

Dibangun oleh Digital Extremes dan dibangun dengan engine yang mumpuni – Evolution Engine, Warframe menjadikan mode kooperatif sebagai nilai jual yang utama. Bagian terbaiknya? Game ini ditawarkan secara gratis lewat portal distribusi online milik Valve – Steam. Jangan takut bahwa posisinya sebagai sebuah game cuma-cuma akan berpengaruh pada kualitas yang ia tawarkan, karena Warframe menawarkan segudang alasan bagi gamer PC untuk jatuh cinta dengannya, apalagi bagi Anda yang memang menggilai game-game third person shooter yang menantang.

Lantas apa yang sebenarnya ditawarkan oleh game yang satu ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai game third person shooter yang super keren?

Visualisasi yang Memanjakan Mata

Warframe 24
Sebagai sebuah game free to play, Digital Extremes menyuntikkan visualisasi yang pantas untuk diacungi jempol.

Perang skala masif dan ancaman dari dua faksi militer besar – Grinner dan Corpus akhirnya memaksa rasa petarung yang begitu terkenal di masa lalu – Tenno untuk bangun dari tidur dinginnya yang panjang. Dengan nama besarnya yang ditakuti, Tenno terpanggil untuk terlibat dalam perang masif untuk mengembalikan kedamaian yang ada. Tidak hanya mengandanlkan beragam senjata api, Tenno juga terkenal karena kelihaian pedang dan kemampuan mistis mereka yang luar biasa.

Menjelajahi tata surya dan terlibat dalam beragam dunia yang fiktif, Digital Extremes memang harus diakui berhasil menyuntikkan sebuah setting luar biasa yang memesona. Kita tidak hanya membicarakan bagaimana kemampuan sang engine – Evolution mampu menawarkan detail dan beragam efek visual yang pantas untuk diacungi jempol, tetapi juga konsep dan desain yang disuntikkan di dalamnya. Para Tenno dibangun dengan apik  – seolah merepresentasikan semangat Samurai dalam armor dan bentuk tubuh yang futuristik. Hal yang sama juga terjadi pada ras yang lain. Setting mampu menawarkan atmosfer luar angkasa yang futuristik, indah, tetapi juga “dingin” di saat yang sama. Detail ini begitu kental ketika Anda memasuki level-level dengan para Infected sebagai musuh utama.

Warframe 3
Kita tidak hanya sekedar membicarakan desain karakter yang luar biasa, tetapi beragam efek visual yang mampu dihasilan oleh Evolution Engine ini.
Warframe 40
Look at the llghting effect!

Statusnya sebagai sebuah game free to play tidak lantas membuat Digital Extremes setengah-setengah mengembangkan Warframe. Impresi pertama yang dihadirkan cukup kuat untuk membuat Anda terlibat lebih jauh dalam “keseharian” para Tenno ini. Kualitas visual yang dihadirkan akan memastikan bahwa rangsangan yang akan diterima oleh mata Anda bukanlah masalah yang harus diperhatikan.

Third Person Shooter Dengan Semangat Kooperatif!

Warframe 6
Berperan sebagai pasukan legendaris yang ditakuti – Tenno, Anda dapat memilih satu dari tiga kelas dengan karakteristik uniknya sendiri-sendiri.

Sebelum memulai perang besar ini, Anda akan berkesempatan untuk memilih satu dari tiga ras Tenno yang ditawarkan oleh Warframe, tentu saja keunikan dan skill masing-masing. Ada Excalibur yang mampu bergerak cepat dan mampu menghasilkan damage yang besar lewat serangan fisik, ada Loki yang cukup seimbang dengan sedikit fokus pada penggunaan skill untuk melancarkan serangan yang lebih efektif, serta Mag yang memang lebih mengandalkan kekuatannya untuk menundukkan setiap ancaman yang ada. Tidak hanya berbeda di sisi bentuk, ketiga ras ini juga hadir dengan jalur pertumbuhan karakter dan potensi yang tentu saja menghasilkan karkateristik tersendiri.

Sebagai sebuah game third person shooter, Warframe memang tidak menawarkan inovasi yang signifikan di sisi gameplay. Dibekali dengan dua senjata jarak jauh – main dan secondary weapon dengan peluru yang terhitung cukup untuk menyelesaikan sebagian besar level yang ada, Anda juga dibekali dengan sebuah pedang sebagai mekanisme melee yang utama. Beberapa gerakan standar sebuah game action, seperti berguling, berlari, melompat tinggi, dan memanjat juga dihadirkan, walaupun tanpa sistem cover seperti kebanyakan game third person saat ini. Lantas bagaimana dengan sistem pertahanannya sendiri? Sebuah shield yang mampu beregenerasi akan membungkus health Anda yang krusial.

Warframe 22
Seperti game third person shooter kebanyakan, Anda akan terlibat dalam mekanisme gameplay yang sama.
Warframe 8
Ada segudang dunia yang bisa Anda jelajahi!

Dengan begitu banyak dunia yang ia tawarkan, mekanisme kooperatif memang menjadi salah satu nilai jual utama Warframe. Dengan segudang musuh yang mampu menawarkan tantangan yang menyulitkna, setiap level yang ada memang didesain untuk diselesaikan bersama dengan orang lain. Anda dapat bergabung bersama tiga orang player lainnya untuk menempuh sebuah level bersama-sama. Loot-nya sendiri akan terbuka untuk umum, dengan ammo, health, dan beberapa mods krusial yang terbagi di dalamnya. Bagian terbaiknya? Digital Extremes tidak akan merepotkan Anda dengan sejumlah user-interface kompleks untuk dapat terlibat dalam perang bersama ini. Hanya dengan klik sederhana, Anda akan secara otomatis akan tergabung ke dalam party yang masih memuat ruang kosong atau memang berada di tempat sama yang ingin Anda tuju. Kerjasama menjadi sesuatu yang penting.

Warframe 17
Fokus Warframe memang ada pada gameplay kooperatifnya. Anda bisa bertempur bersama dengan tiga anggota tim lainnya untuk menyelesaikan sebuah misi. Menariknya lagi, user-interface untuk melakuan hal ini terhitung mudah.
Warframe 45
Keuntungannya bertempur bersama dengan player yang lain? Selain membantu Anda menundukkan berbagai ancaman yang ada, mereka juga dapat menjadi penyelamat dikala dibutuhkan.

Walaupun ia menawarkan segudang dunia untuk Anda singgahi, yang untung saja, hadir dengan desain yang berbeda-beda, variasi misi yang ditawarkan harus diakui, sangat monoton. Terlepas dari objektif misi yang bervariasi – dari yang meminta Anda untuk memusnahkan setiap musuh yang ada, menyelamatkan seseorang, menangkap, hingga bertahan dan melakukan sabotase, inti dari setiap misi hampir selalu terasa dengan sama. Anda dan 3 player lainnya hanya harus memastikan diri membunuh setiap musuh, bergerak  dari satu pintu ke pintu yang lain, mencari objektif, menemukan, kembali membunuh musuh yang muncul kembali, lalu keluar dari level ini. Terlepas dari semua variasi misi yang diklaim ada, atmosfer dan gameplay seperti inilah yang akan seringkali Anda temukan.

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

July 3, 2024 - 0

Review Wuthering Waves: Penuh Pasang dan Surut!

Apa yang ditawarkan oleh Wuthering Waves? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
June 28, 2024 - 0

Impresi Zenless Zone Zero (Build Terbaru): Lebih Cepat, Lebih Ketat!

Kami berkesempatan menjajal build terbaru Zenless Zone Zero. Apakah kami…
June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…

PlayStation

June 20, 2024 - 0

Wawancara dengan Zhenyu Li (Zenless Zone Zero)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan produser Zenless Zone Zero - Zhenyu…
April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…