Daylight – Game Horror Next-Gen dengan Unreal Engine 4

Reading time:
June 10, 2013

Lebih banyak ketakutan dan pekik gamer yang tengah meringkuk di sudut ruangan, industri game memang tengah keranjingan untuk menelurkan lebih banyak game horror di masa depan. Tidak cukup dengan beberapa proyek besar yang siap untuk membuat bulu kuduk gamer merinding, beberapa developer bahkan sudah mempersiapkan game untuk platform masa depan. Tidak hanya sekedar menawarkan visualisasi mumpuni, potensi generasi terbaru ini juga akan menawarkan beragam inovasi gameplay yang akan membuat pengalaman ini kian intens. Bagi Atlus dan Zombie Studios, harapan ini digantungkan pada satu nama baru – Daylight.

Terbangun di sebuah rumah sakit yang sudah terlantar tak berpenghuni, gelap, dan menyeramkan, satu-satunya jalan keluar Anda hanyalah setitik cahaya terang yang muncul dari telepon genggam yang tengah Anda gunakan. Sebuah konsep yang sudah biasa diterapkan? Daylight masih menerapkan satu inovasi lain yang akan memperkuat pengalaman yang ada. Selain penggunaan Unreal Engine 4 untuk memastikan visualisasi yang lebih memesona dan mendetail, game horror ini juga akan mengusung sistem generated level. Ini berarti setiap tempat yang dijelajahi akan berubah secara dinamis, sehingga tidak ada satupun pengalaman bermain yang berakhir sama. Perubahan ini meliputi layout level, letak petunjuk, hingga beragam ancaman yang ada.

Apa yang membuat Daylight berbeda dibandingkan dengan game survival horror lainnya? Selain berbasiskan engine next-gen Unreal Engine 4 dari Epic, mekanisme level yang random generated membuat setiap pengalaman yang dihasilkan berbeda.

Sebuah game horror dengan Unreal Engine 4? Atlus dan Zombie Studios hanya mengumumkan Daylight untuk Playstation 4 dan PC, tanpa ada kepastian apapun untuk Xbox One. Versi Playstation 4 akan mendapatkan satu ekstra fitur, dimana Playstation Eye akan secara otomatis menangkap gambar gamer ketika momen-momen paling menakutkan muncul, mengabadikan momen terburuk Anda seketika.

Daylight sendiri rencananya akan dirilis di kuartal pertama tahun 2014 mendatang.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…
April 22, 2021 - 0

Review NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Cerita Indah Penuh Derita!

Dengan popularitas yang ia raih, hampir sebagian besar gamer memang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…