10 Pertimbangan Penting Sebelum Beralih ke Konsol Next-Gen!

Reading time:
October 7, 2013

6. Don’t Forget: Steam Machine dan Nintendo Wii U

bayonetta 29

Persaingan konsol next-gen selama ini memang diasosiasikan dengan pertarungan dua nama besar: Sony dengan Playstation 4 dan Microsoft dengan Xbox One. Dua nama besar ini seolah mengaburkan fakta bahwa Anda sebenarnya masih memiliki dua opsi lain yang tidak kalah menarik: Nintendo Wii U dan Steam Machine. Walaupun secara spesifikasi tidak terlalu menarik, Wii U hadir dengan jajaran game eksklusif Nintendo dan cita rasa fun yang belum ditundukkan. Sementara di sisi yang lain, direncanakan meluncur pada tahun 2014 mendatang, Valve membangun Steam Machine sebagai sebuah platform yang memadukan konsol dan PC. Diperkuat dengan sistem operasi dan kontroler baru, Steam Machine tentu saja menjadi kompetitor yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Terperangkap pada pemikiran antara Playstation 4 dan Xbox One? Jangan lupa, bahwa Anda juga masih memiliki kedua opsi yang tidak kalah menggiurkan ini.

5. Apakah PC Saya Cukup?

pc

Hampir sebagian besar gamer, terutama di Indonesia, memang mengandalkan PC sebagai platform gaming utama. Ia dianggap sebagai sebuah perangkat dinamis yang bisa memfasilitasi semua kebutuhan, tidak hanya gaming, tetapi juga beragam kegiatan komputasi produktif yang lain. Dengan potensi untuk terus tumbuh besar dan kuat sesuai budget Anda, PC akan mudah menundukkan performa Playstation 4 dan Xbox One. Namun “cukup”kah PC Anda? Pertanyaan ini tentu saja diarahkan pada game-game yang paling ingin Anda mainkan. Jika sebagian besar list game impian ini justru berakar pada eksklusif salah satu konsol, maka pilihan untuk membeli Playstation 4 atau Xbox One menjadi prioritas yang lebih penting. Namun jika sebagian besar game-game yang Anda mainkan berpusat pada game-game next-gen third party yang juga meluncur di PC, maka opsi yang terbaik tentu saja mempertahankan dan meningkatkan performa PC Anda. Mengapa? Karena pada akhirnya, game-game third party seperti ini akan tampil lebih maksimal di platform Anda.

4. Harga

money

Pertimbangan yang terpenting tentu saja harga. Xbox One sendiri ditawarkan dengan selisih harga lebih mahal USD 100 dibandingkan dengan Playstation 4 yang rencananya akan bercokol di kisaran USD 399. Sayangnya, kedua kebijakan harga ini tampaknya akan otomatis teranulir ketika tiba di Indonesia. Dengan begitu banyak biaya ekstra yang harus dibayar untuk mengimpor platform-platform ini, stok yang terbatas, dan antisipasi yang menggila, bukan hal yang tidak mungkin jika harga yang ditawarkan akan melonjak dua hingga tiga kali lipat. Pastikan terlebih dahulu, Anda memang memiliki budget yang memadai.

3. Kesiapan Finansial

saving money

Jika Anda merasa bahwa tabungan akan mengucur deras pada saat Anda baru hendak membeli sebuah platform next-gen, maka konsep ini akan terbukti salah. Mengapa? Tak ubahnya hobi lain yang membutuhkan biaya tinggi, gaming juga dikategorikan hal yang sama. Mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli konsol hanyalah awal dari lebih banyak biaya yang harus Anda gelontorkan. Untuk apa? Tentu saja membeli segudang game yang akan menemani perilisan tersebut. Tidak ada yang bisa menjamin seberapa baik dan cepat para hacker akan dapat membobol setiap platform next-gen ini dan memberikan akses game “bajakan” bagi Anda. Jadi untuk sementara Anda menunggu proses ini, akan terlihat sangat aneh jika Anda hanya memiliki satu game selama berbulan-bulan, yang akhirnya akan membuat konsol Anda teranggurkan begitu saja. Pastikan diri Anda juga memiliki biaya untuk membeli game-game original tersebut.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…