Berapa Harga Modal Playstation 4 dan Xbox One?

Reading time:
November 27, 2013
xbox one ps 42

Harga adalah salah satu elemen yang paling menentukan ketika Anda memutuskan untuk  membeli sebuah produk atau tidak. Jika harus membandingkan dua produk serupa di pasaran yang memiliki nilai jual yang hampir sama, harga yang lebih murah otomatis menjadi salah satu  pertimbangan yang paling krusial. Oleh karena itu, agak sedikit mengherankan jika melihat kebijakan Microsoft yang mati-matian menjual produk terbarunya – Xbox One dengan harga lebih tinggi USD 100 dibandingkan Playstation 4. Bundle Kinect di dalamnya memang menjadi alasan yang valid, namun bukan hanya itu ternyata alasannya. Ongkos produksi Xbox One sendiri memang lebih mahal dibandingkan Playstation 4.

Fakta inilah yang dibongkar oleh salah satu badan penelitian – IHS yang menganalisa setiap komponen yang membangun masing-masing konsol tersebut dan harga yang diusung oleh setiap elemen yang ada. Mereka menyimpulkan bahwa Microsoft membutuhkan dana sekitar USD 471 untuk membangun satu Xbox One, sementara Sony hanya perlu menggelontorkan USD 381 untuk satu Playstation 4. Mengapa Xbox One bisa lebih mahal? Microsoft harus mengeluarkan dana sekitar USD 75 untuk membangun Kinect 2.0 dan USD 25 untuk menciptakan power brick eksternal Xbox One. Tidak hanya itu  saja, chip AMD yang diusung Xbox One juga kabarnya USD 10 lebih mahal daripada Playstation 4. Sementara di Playstation 4, komponen yang lebih mahal hanya terletak di GDDR5 yang diyakini USD 28 lebih mahal daripada DDR3 milik Xbox One. Yang cukup mengejutkan? Kontroler masing-masing konsol ini kabarnya hanya membutuhkan USD 15 untuk dibuat. 

Sony dikabarkan membutuhkan USD 381 untuk membangun satu unit Playstation 4, sementara Microsoft membutuhkan 471 untuk membangun Xbox One. Xbox One lebih mahal karena biaya Kinect dan power brick eksternal yang ada.
Sony dikabarkan membutuhkan USD 381 untuk membangun satu unit Playstation 4, sementara Microsoft membutuhkan 471 untuk membangun Xbox One. Xbox One lebih mahal karena biaya Kinect dan power brick eksternal yang ada.

Dengan begitu banyak komponen “eksternal” yang harus mereka bangun, Microsoft memang tidak punya pilihan lain selain menjual Xbox One dengan kisaran harga yang lebih tinggi dibandingkan Playstation 4. Namun bukankah harga modal kedua konsol ini terlihat sangat tidak menguntungkan? Seperti kebijakan rilis konsol generasi yang lalu, baik Sony dan Microsoft akan jauh lebih mengandalkan penjualan game dan jasa sebagai sumber pendapatan utama.

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…